Rahmanto Muhidin


PURUK CAHU –Di tengah merambahnya Virus Corona atau Covid-19 berdampak dengan lonjakan harga gula di sejumlah pasar Kota Puruk Cahu. Untuk itu, jajaran DPRD Mura meminta Pemkab Mura melalu Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) UMKM setempat melakukan operasi pasar. Hal ini, untuk menekan angka kenaikan harga gula di pasaran.

Wakil Ketua II DPRD Mura Rahmanto Muhidin menjelaskan, persediaan gula yang dijual sekarang mengalami penurunan bahkan cenderung habis. Karenanya, berdampak dengan kelangkaan yang memicu kenaikan harga gula meroket naik.

"Untuk di Kota Puruk Cahu sudah berkisar Rp 20.000 perkilogram, sedangkan di wilayah Kecamatan di Hulu Barito mencapai Rp25.000 hingga Rp 30.000 perkilogramnya," ujar Rahmanto, Selasa (24/3).

Sambil menunggu langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Pusat, Rahmanto berharap agar dinas terkait melakukan operasi pasar untuk menahan dan menekan angka kenaikan harga gula tiap harinya. Bahkan harga-harga sembako lainnya turut dipantau. "Sebab ini berdampak sangat signifikan bagi perekonomian masyarakat di Murung Raya," tuturnua.

Sementara, Kepala Disperindagkop UKM Mura Kariadi meminta, pedagang jangan menaikkan harga kebutuhan pokok secara tidak wajar. "Kami sudah menekankan kepada pedagang untuk tidak memanfaatkan situasi mewabahnya Virus Corona ini, untuk menaikan harga bahan pokok seenaknya," kata Kariadi.

Editor :ndi
Reporter : dad

You Might Also Like