SIGIT WIDODO


PALANGKA RAYA – Kasus penularan virus disease (Covid-19) di Kota Palangka Raya semakin hari semakin meningkat. Hal itu tentu saja membuat kekhawatiran tersendiri bagi berbagai elemen masyarakat. Desakan untuk menutup atau loockdown Kota Palangka Raya akhirnya terlontar dari kalangan dewan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo, menyarankan pihak Pemerintah Kota (Pemko) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) berkoordinasi agar dapat menutup sementara akses keluar masuk Kota Palangka Raya, sebelum terlambat dan semakin banyak masyarakat yang terpapar virus disease tersebut.

“Salah satunya akses di bandara, kami menyarankan agar dapat ditutup sementara waktu. Pasalnya, datangnya virus disease (Covid-19) tersebut besar kemungkinan berasal dari luar daerah oleh orang yang tertular di daerahnya,”jelas Sigit, Kamis (26/3).

Bisa tetap dibuka, tambah Sigit, namun orang yang ingin menggunakan akses bandara harus menyertai surat keterangan sehat tidak terpapar virus Corona, selain itu bagi yang baru datang diwajibkan untuk di isolasi sesuai ketentuan.

Kemudian, lanjutnya lagi, untuk akses masuk ke kota melalui jalur darat agar Pemko dan Pemprov berkoordinasi mendirikan pos-pos khusus penanggulangan Covid-19. Dengan tujuan melakukan pemeriksaan bagi yang ingin memasuki kota, dan menyertai surat sehat tidak terpapar virus corona.

“Kami DPRD Kota sangat prihatin, dalam hitungan hari pasien positif menjadi empat orang dimana sebelumnya berjumlah tiga orang. Untuk itu ada baiknya untuk menutup sementara akses keluar masuk ke Kota Palangka Raya, baik melalui darat, udara dan sungai,”ucap Sigit.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, saat ini korban positif corona sudah berjumlah empat orang, ODP 248 orang, dan PDP 40 orang.  Semakin hari semakin meningkat, dan tidak ada yang mampu memprediksi penularan virus disease (Covid-19) yang mematikan tersebut.

“Sekali lagi kami mengharapkan lakukan tindakan yang terukur, jangan sampai kejadian dibelahan dunia yang banyak memakan korban jiwa terjadi disini, virus ini tidak bisa dianggap sepele dan sangat membahayakan,”terang Sigit.

Selebihnya Sigit memberikan apresiasi kepada Pemko Palangka Raya yang telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan Covid-19. Namun, dirinya mengingatkan penanggulangan harus tetap mengutamakan faktor kesehatan dan keselamatan.

“Kembali saya imbau kepada masyarakat Kota Palangka Raya agar jangan takut ataupun malu untuk memeriksakan diri dan keluarga, apabila ada menemukan gejala Covid-19. Terlebih jika baru melakukan kunjungan ke daerah maupun negara yang sudah dikategorikan sebagai kawasan wilayah terjangkit virus Corona,”imbuhnya. 

Editor :dar
Reporter : pra

You Might Also Like