ILUSTRASI/NET


PULANG PISAU-Setelah bocah perempuan di Palangka Raya dinyatakan positif corona, pihak terkait langsung bergerak cepat melakukan pelacakan rekam jejak perjalanannya. Lokasi yang menjadi tujuan adalah Desa Tahai Jaya, Pangkoh IV Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau.

Rumah dari keluarga pasien ketiga yang positif Covid-19 itu didatangi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, kemarin (25/3). Mereka melacak siapa saja yang sempat berinteraksi langsung dengan bocah berusia 12 tahun itu.

Total ada 19 warga Desa Tahai Jaya yang langsung diisolasi di rumah masing-masing. Semuanya merupakan keluarga pasien ini. “Isolasi kami lakukan hingga 14 hari ke depan,” ucap Kepala Dinkes Pulpis dr Mulyanto Budohardjo.

Pelacakan itu diawali dengan ditemukan satu anggota keluarga pasien ketiga ini yang kebetulan dirawat di RSUD Pulang Pisau. Pasien berinisial L yang sempat kontak dengan pasien positif itu merupakan warga Desa Tahai Jaya, Pangkoh IV.

Pihaknya langsung melakukan penelusuran. “Hasilnya, kami temukan 19 orang yang sempat kontak dengan pasien positif corona ketiga itu,” kata Mulyanto yang saat itu ikut bersama tim ke Desa Tahai Jaya.

Ia mengaku, pihaknya juga membentuk satgas desa untuk melakukan pengawasan terhadap mereka yang diisolasi. “Selama diisolasi, sesuai dengan instruksi bupati, kebutuhan hidup mereka akan dipenuhi,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, pasar-pasar di daerah tersebut juga ditutup selama 14 hari.

“Hal ini terpaksa dilakukan untuk memutus rantai penularan virus corona,” ungkap dia.

Selain melakukan isolasi, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga dan lingkungan. Petugas yang melakukan penyemprotan disinfektan itu juga dilengkapi dengan alat pelindung diri.

“Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian. Mereka (warga, red) cukup kooperatif. Kami juga memberikan pengertian kepada mereka terkait bahaya corona,” ucapnya.

Untuk diketahui, bocah perempuan berumur 12 tahun itu sudah termasuk PDP dan dirawat di RSUD dr Doris Sylvanus sejak 17 Maret. Pada 11 Maret, pasien positif ketiga ini pergi bersama orang tuanya menjenguk neneknya yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit. 17 Maret ia mengalami sakit. Sempat diperiksa di klinik sebelum dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus (RSDS).

 

 

 

 

 

1 2

Editor :ram/dar
Reporter : art

You Might Also Like