Tim Gugus Tugas Covid-19 Pulpis menggelar rapat terkait perkembangan status dan pengananan Covid-19 di Pulang Pisau, Senin (23/3). (GUGUS TUGAS COVID 19 PULPIS UNTUK KALTENG POS)


PULANG PISAU – Tim Gugus Tugas Covid-19 Pulang Pisau (Pulpis) menggelar rapat, Senin (23/3). Agenda rapat yang dipimpin Ketua Gugus Ir Syaripudin itu, salah satunya membahas status pandemi Covid-19 untuk Kabuaten Pulang Pisau.

“Dalam rapat tadi (kemarin) diputuskan belum ada kenaikan status. Masih pada status siaga darurat,” kata Saripudin, kemarin.

Dia mengungkapkan, untuk upaya pencegahan, pihaknya juga fokus melakukan penyemprotan disinfektan. Dengan prioritas penyemprotan pada fasilitas umum,  pasar,  rumah ibadah dan lain-lain.

“Untuk organisasi pperangkat daerah, kami minta agar melakukan penyemprotan secara mandiri dengan menggunakan hand spryer,” ujarnya.

Saripudin mengaku, dalam rapat itu juga membahas ketersediaan bahan pokok. Dalam rapat itu terungkap, bahan pokok di Kabupaten Pulang Pisau masih tersedia sampai dengan dua bulan keddepan.

“Kami meminta agar Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kateng berkaitan ketersediaan dan pengendalian bahan pangan,” tandasnya.

Terpisah, juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Pulpis, dr Muliyanto Budihardjo saat dikonfirmasi terkait jumlah orang dalam pengawasan (ODP) dia mengaku, sejauh ini masih ada empat orang. “Kemungkinan ada penambahan dua orang lagi. Bisa jadi enam,” kata Mul.

Dia menegaskan, orang yang dinyatakan ODP harus mau diatur. “Kalau tidak mau diatur, kami akan meminta bantuan aparat,” tegasnya.

Mul menambahkan, orang yang dinyatakan ODP harus mengisolasi diri. Menurut dia, hal itu dilakukan untuk kebaikan bersama.

1 2

Editor :dar
Reporter : art/ens

You Might Also Like