GRATIS: Seorang warga memanfaatkan alat cuci tangan portabel yang disediakan Pemko Palangka Raya bagi masyarakat Kota Cantik, di Jalan Sumatera, baru-baru ini. DENAR/KALTENG POS


PANDEMI corona, menjadi perhatian serius dunia. Di tingkat kota, Pemko Palangka Raya telah melakukan berbagai tahapan demi mencegah penyebarannya, menangkal terinfeksinya masyarakat, dan menjaga lingkungan sekitar agar steril. Di bawah komando Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, dan melalui Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Palangka Raya, pemko telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganannya. Bahkan, atas instruksi Fairid, pemko pun berinovasi dengan membangun beberapa wastafel portabel di tempat-tempat keramaian. Meskipun demikian, pemko tak bisa melakukan pencegahan ini sendirian. Dukungan dari seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat juga diperlukan. Imbauan yang dikeluarkan, tindakan pencegahan, juga mesti diimbangi dengan kesadaran hidup bersih dan sehat, serta tindakan nyata dari masyarakat.

Dikatakan Fairid, tim gugus telah menyediakan tempat cuci tangan atau wastafel portabel pada sejumlah kawasan publik yang ramai akan pengunjung. Hal tersebut merupakan upaya pemko menanggulangi penyebaran virus corona, dan membiasakan masyarakat agar selalu menjaga kebersihan. “Harapan kami fasilitas ini dapat berfungsi dengan baik, dan masyarakat sebagaimana mestinya membiasakan untuk rutin mencuci tangan demi terhindar dari segala penyakit, terutama virus corona,” ucap Fairid, baru-baru ini.

“Tim gugus tugas pencegahan Covid-19 telah menyediakan tempat cuci tangan atau wastafel portable pada sejumlah kawasan publik. Ini salah satu upaya menanggulangi penyebaran virus ini,” tambah wali kota.

Dengan adanya tempat cuci tangan atau wastafel portable di sejumlah titik kawasan Kota Palangka Raya, maka diharapkan Fairid, fasilitas itu dapat dimanfaatkan masyarakat sebagaimana mestinya.

Di lain tempat, Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Palangka Raya Andjar Hari Purnomo menjelaskan, wastafel portable ini disediakan di tempat umum. “Yang dikerjakan Tim Gugus Tugas Covid-19 Palangka Raya ini salah satu strategi meningkatkan kemampuan perorangan menangkal virus melalui gerakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” kata kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya tersebut.

Selain menyediakan wastafel portabel, pemko melalui instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya juga melakukan aksi nyata mencegah corona. Petugas dari BPBD sejak beberapa hari lalu melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke beberapa kantor perangkat (PD), fasilitas publik, dan sekolah-sekolah. Seperti di Kantor DPRD Palangka Raya, petugas menyemprot satu per satu ruangan, termasuk ruang rapat paripurna, ruangan staf dan sekretariat, bahkan ruang press room wartawan juga disemprot agar steril dari bakteri dan kuman yang bisa memicu timbulnya penyakit.

Penyemprotan ini dilakukan karena Sekretariat DPRD Kota Palangka Raya menjadi tempat terlaksananya pelayanan umum terhadap pengaduan masyarakat dan menjadi wadah pelaksanaan tugas rutin pegawai, sehingga wilayah kerjanya harus steril dari berbagai bakteri dan virus.

Sementara PD lain yang dilakukan penyemprotan adalah Kantor Inspektorat Kota Palangka Raya. Giat penyemprotan disinfektan juga dilakukan oleh petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya.

Untuk kawasan umum, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di Masjid Darul Rahmah Kameloh, pertokoan Kameloh, SD Muhammadiyah Pahandut (Jalan Ulin), TK Aisyiah 2 (Jalan Rasak), SMP Muhammadiyah (Jalan RTA Milono Km 1,5), SMA Muhammadiyah 1 (Jalan RTA Milono) serta memberikan edukasi tentang pentingnya kebersihan kepada masyarakat dengan selalu memperhatikan kesehatan dan juga dilakukan pembekalan informasi seputar Covid-19. Pemko pun membentuk tim gugus tugas. Tim ini terbagi empat bidang. Semuanya, bekerja dengan ekstra demi mencegah corona. Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Palangka Raya meliputi edukasi deteksi dini, pembersihan lingkungan gerakan bersama, serta surat edaran. Bidang penanganan, obyek berada di RSUD Doris Sylvanus untuk siap menerima pasien ODP dan PDP terkait virus corona. Bidang pengawasan, pengawasan terhadap kafe, diskotik atau tempat hiburan malam, pasar dadakan dan kerumunan orang, serta melakukan pengawasan di free day. Serta bidang sosialisasi melalui media center pemko yang menyampaikan semua informasi terkait pencegahan corona.

Meskipun demikian, masyarakat juga diharapkan aktif. Selain menjaga kesehatan, meningkatkan imunitas, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan, dan mengurangi aktivitas di keramaian. Wali kota pun juga mengharapkan kerja sama masyarakat. Ia juga mengapresiasi kinerja para petugas di lapangan. Kata Fairid, kerja keras seluruh petugas relawan baik yang di lapangan dan petugas medis patut dihargai. “Saudara-saudara kita ini bekerja sepenuh hati. Manusia pasti tidak ada yang sempurna. Support dan dukungan semangat tentu diperlukan oleh saudara-saudara kita yang bertugas di lapangan. Kepada seluruh relawan petugas medis dan petugas lapangan dari pemerintah ataupun masyarakat, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah kelak,” pungkasnya. 

Editor :ndi
Reporter : pra

You Might Also Like