Sayuran pare. Foto Regreto/Shutterstock


Sayuran pare mungkin aman dikonsumsi untuk kebanyakan orang, ketika dikonsumsi dalam jangka pendek. Keamanan penggunaan jangka panjang (di atas 3 bulan) tidak diketahui.

Berikut ini penjelasan efek samping mengonsumsi pare berlebihan, seperti dilansir laman Stylecraze.

1. Bisa Merangsang Keguguran

Pare, jika dikonsumsi berlebihan bisa menjadi mimpi buruk bagi wanita hamil. Pare terkenal karena menyebabkan emmenagog (peningkatan aliran menstruasi) dan efek abortifacient. Pare juga bisa memicu kontraksi, dan untuk wanita menyusui, yang terbaik adalah menghindari pare.

2. Interaksi Obat

Menggabungkan pare dengan obat-obatan standar bisa mengurangi kadar gula darah dengan tajam. Ini mungkin bisa menyebabkan kadar gula darah rendah yang berbahaya. Karenanya pasien diabetes yang sedang dalam pengobatan harus berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum mengonsumsi pare.

3. Menyebabkan Irama Jantung Tidak Teratur

Ketika irama jantung menjadi tidak teratur, maka itu mengarah ke penggabungan darah di satu sisi jantung, yang bisa menyebabkan trombosit membentuk gumpalan, sehingga menyebabkan stroke atau serangan jantung.

4. Pare Beracun untuk Anak?

Ini mungkin kabar baik bagi anak-anak Anda. Telah dilaporkan bahwa aril merah (penutup benih) mungkin beracun bagi anak-anak. Mereka mungkin menyebabkan muntah dan diare.

5. Koma Hipoglikemik

Koma hipoglikemik adalah kondisi koma yang disebabkan karena dosis berlebihan insulin yang disuntikkan. Hal ini bisa menyebabkan penurunan kadar gula darah yang parah. Ada laporan kasus yang menunjukkan timbulnya koma hipoglikemik dan dimulainya fibrilasi atrium (irama jantung abnormal) dengan asupan pare.(fny/jpnn)

Editor :
Reporter :

You Might Also Like