Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin usai menandatangani kerja sama dengan PT PLN terkait pemungutan dan penyetoran pajak penerangan jalan, dan pembayaran rekening listrik pemko, di Ruang Kerja Wali Kota Palangka Raya, kemarin (12/2).( PATHUR/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menandatangani kerja sama dengan PT PLN terkait pemungutan dan penyetoran pajak penerangan jalan, dan pembayaran rekening listrik pemko, di Ruang Kerja Wali Kota Palangka Raya, kemarin (12/2).

Usai menandatangani perjanjian kerja sama ini, Fairid berharap, PLN bisa memberikan layanan yang baik kepada masyarakat Kota Palangka Raya maupun Kalteng. Dan juga memperhatikan dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat dan lingkungan.

“Adanya kerja sama ini mudah-mudahan hubungan dan sinergi pemko dengan PT PLN bisa lebih baik lagi, serta bisa menghadapi permasalahan yang terjadi di Kota Palangka Raya,” ujarnya saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Rabu (12/2).

Saat itu, Fairid mengatakan bahwa beberapa tahun lalu Kota Palangka Raya sering mengalami kejadian listrik padam. Namun pada saat ini, pasokan listrik di Kota Cantik sudah surplus sekitar 371 mega watt.

Untuk jaringan listrik di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah terhubung dan terkoneksi dengan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Terkoneksinya jaringan listrik di tiga provinsi tersebut, sehingga permasalahan listrik padam insyaAllah tidak terjadi lagi,” ucap dia.

Dengan lancarnya arus listrik di Kota Palangka Raya, diharapkan tidak ada gangguan-gangguan pemadaman listrik lagi. Dan juga investor dengan tangan terbuka bisa melakukan invenstasi di Kota Palangka Raya. (ahm/ami/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like