Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri didampingi Wakapolresta, Kabagops, Kasatreskrim saat tunjukkan barang bukti yang dilempar oleh Dadang kepada resepsionis


PALANGKA RAYA -  Endang Harianto atau biasa disebut Dadang Nekat, musisi asal Kalimantan Tengah (Kalteng) kini menjadi tahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasusnya yang tak kunjung menemui titik temu dengan pihak Hotel Bahalap.

Selama ini Dadang selalu beralasan kepada khalayak umum bahwa ia berjuang demi keadilan anaknya, AKA (3) yang ingin bertemu dengan ibunya.

Namun, perbuatan Dadang kepada resepsionis hotel yang terbukti melalui CCTV melakukan hal tidak mengenakkan tersebut kini menyeretnya menjadi tersangka setelah ditangkap kepolisian pada Kamis (23/01/2020).

Melalui Press Release yang digelar oleh Polresta Palangka Raya, Kapolresta Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri beberkan kronologi Dadang berseteru dengan resepsioni hotel.

"Pada awalnya tersangka datang untuk menemui istrinya yang menginap dihotel. Namun, Istri dari Dadang berpesan tidak mau diganggu oleh siapapun kepada resepsionis," jelas Jaladri.

Oleh karena itu, lanjut Jaladri, Dadang memaksa ingin naik dan memeriksa sendiri kamarnya. Karena peraturan hotel tidak memperbolehkan untuk membuka kamar tersebut akhirnya Dadang marah dan melempar barang berupa pembatas tamu dan penjepit koran ke arah resepsionis tersebut.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa, satu set pembatas antrian warna emas, satu buah penjepit koran yang terbuat dari stanlies, satu buah flashdisk berisikan rekaman CCTV lobby hotel, dan lima lembar bukti cek in dan cek out kamar Bahalap Hotel.

"tersangka terkena pasal 335 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun penjara," tambahnya. (ard)

Loading...

You Might Also Like