Ari Lasso


PENYANYI Ari Lasso mengungkapkan pengalaman yang cukup menyita perhatiannya. Itu terjadi saat dia sedang menikmati makan di satu warung langganannya, di Bintaro, baru-baru ini.

Sang pengamen menyanyikan lagu milik Ari berjudul ‘Hampa’. “Seorang pengamen datang menyanyikan lagu ‘hampa’ dengan baik/ okelah. Kita beri tips lumayan. Dan datang ke meja saya,” ungkapnya, Rabu (22/1/2020) malam.

Pujian Ari terhadap sang pengamen mendadak berubah secara bertahap ketika terlibat perbincangan dengannya. Ari ditawari lagu yang khusus dibuat sang pengamen untuknya. Lagu-lagu tersebut sudah direkam dalam kaset. Dia bertanya bagaimana cara ketika nanti kaset itu sudah di tangannya lalu hendak diberikannya ke Ari.

Dengan santai mantan vokalis Band Dewa itu mengatakan agar kaset tersebut dititipkan saja ke warung tersebut, karena memang sudah menjadi langganannya. “Oh tinggalin aja di sini, ntar kuambil, ni warung langgananku,” ujar Ari.

Kemudian pria tersebut mulai mempertanyakan bagaimana dia tahu kasetnya sampai dan lagu karyanya dipakai penyanyi idolanya itu. Ari pun menyarankan agar menyertakan nomor handphone, agar kelak jika jadi lagunya dipakai Ari gampang memberitahu.

Pembicaraan mulai serius saat sang pengamen mempertanyakan dan mulai memaksa. “Oh gitu, nah terus kalau enggak jadi gimana? Jadiin ya, udah jadiin aja, langsung rekam edarin,” demikian kalimat pria tersebut ke Ari.

Ari pun tak bisa memastikan. “Ya semoga jodoh dan rejeki mas. Nanti kalau enggak jadi, saya tinggal di sini lagi kasetnya,” jelas Ari.

Di sini, si pria itu mulai ragu dan ketakutan dan khawatir karyanya dicontek dan dibajak Ari. “Wah gimana yak, jadiin ajalah, entar kalau enggak jadi ternyata udah dicopy bang Ari gmana saya? Entar kalau dicontek Bang Ari gimana lagu saya, dibajak?,” ucapnya ke Ari lagi.

Ari kemudian tampak kesal dituding begitu. “Oh ya udah mas, enggak usah kalau sampeyan takut gitu, ini belum apa-apa koq malah nuduh gue bakal nyontek n ngopi lagu mas. Ya udah mas enggak usah, jangan dikasih dengar saya lagunya,” beber Ari.

Sang pengamen yang menyadari Ari kesal, akhirnya paham telah ditolak dan akhirnya minta maaf.

Ari kemudian menuliskan pesan moral dari pengalamannya tersebut. “Ketidaktahuan dan ketidakpercayaan pada sesuatu yang belum tentu terjadi bisa menutup rezeki yang mgkin bisa terjadi. Sedih sih aku barusan. Apapun jangan lupa bersyukur. 😢😊🙏🏼,” tutup juri Indonesian Idol tersebut. (nin/pojoksatu/kpc)

12

Editor :
Reporter :