SIGIT WIDODO


PALANGKA RAYA-Dugaan masih minimnya peluang kerja dan usaha bagi para penyandang disabilitas menjadi sorotan wakil rakyat. Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo secara tegas meminta seluruh pihak baik pemerintah maupun perusahaan, tidak tutup mata atas hadirnya para difabel di Kota Cantik. Bahkan, dirinya meminta agar para difabel diberikan perhatian khusus.

Contohnya perusahaan swasta maupun negara, terang dia, seharusnya memberikan kesempatan yang terbuka bagi para penyandang cacat untuk ikut ambil bagian sebagai pekerja.

Dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi penyandang difabel, dapat disesuaikan dengan jenis dan derajat kecacatannya. Selain itu bisa dilihat dari pendidikan dan taraf kemampuannya. Sedangkan untuk jumlah kuotanya, dapat disesuaikan dengan jumlah karyawan atau mengikuti kualifikasi perusahaan,” terang Sigit, Rabu (22/1).

Dikatakan wakil rakyat dapil I tersebut, ia menduga masih sedikit perusahaan yang ada di Kota Palangka Raya menyediakan lapangan pekerjaan bagi penyandang cacat. Padahal, tegas dia lagi, sudah ada ketentuan yang menyatakan setiap perusahaan harus mempekerjakan paling tidak satu orang yang memenuhi persyaratan jabatan dan kualifikasi sebagai pekerja dalam perusahaannya.

“Untuk itu ke depan, perlu adanya peran dari pemerintah serta dinas terkait untuk mendorong perusahaan-perusahaan agar dapat memberikan kesempatan kerja yang lebih luas bagi para penyandang cacat. Tentu sebelumnya harus menyesuaikan dengan jenis dan derajat cacatnya terlebih dahulu, sehingga pihak perusahaan dapat menyesuaikan bidang apa nantinya yang cocok ditempatinya,” terang pria yang dikenal aktif di bidang olahraga ini.

Selain itu, jelasnya, pemerintah melalui dinas terkait dapat memberikan pembinaan dan pemberdayaan tenaga kerja bagi para penyandang cacat. Sehingga nantinya melalui pembekalan teknis kewirausahaan dalam bentuk peningkatan kelompok usaha bersama (KUB), dapat mengikuti program pemberdayaan sesuai bidang yang mereka inginkan.

“Di antaranya bisa dengan menjahit, bordir, dan perbengkelan sebagai teknis penguatan serta peningkatan KUB dimaksud. Kemudian adakan gelar bursa kerja khusus bagi para penyandang disabilitas dengan melibatkan unsur pemerintah, para pengusaha, serikat pekerja, serta organisasi penyandang cacat,” tuturnya. (pra/ami/dar)

Loading...

You Might Also Like