Kepala Dinas Perhubungan kota Palangka Raya Alman P. Pakpahan (berkacamata) bernegosiasi dengan pihak humas RSUD Doris Sylvanus.


PALANGKA RAYA - Parkiran di Jalan Tambun Bungai tepatnya di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Silvanus, hampir setiap hari menganggu arus lalu lintas di kawasan setempat. Meskipun telah dilakukan penertiban, namun seakan belum memberikan pengaruh signifikan.

Akibat kemacetan lalu lintas, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman Pakpahan turun tangan dan mengambil tindakan dengan tegas penertiban mobil yang parkir sembarangan didepan rumah sakit Doris Silvanus, Senin pagi (13/01/2020) sekitar pukul 08.30 WIB.

Bersama timnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya itu sempat berteriak dan marah karena mobi-mobil tersebut parkir sembarangan di area yang memang dilarang parkir.

"Kempesin saja semua bannya," perintah Alman kepada petugas Dishub.

Pada kesempatan itu, Alman menyatakan Dinas Perhubungan sudah mensosialisasikan, bahkan sudah memasang rambu agar tidak memarkir disembarang tempat.

"Kasihan pada para pengguna jalan, dan ini bisa menganggu aktivitas mobil ambulance untuk masuk ke rumah sakit. Kita melakukan tindakan dengan tegas untuk mengempesi ban mobil karena saat ini kita tidak memiliki armada mobil derek," kata Alman.

Di sela penertiban, sempat terjadi cekcok dan selisih paham Alman dan pihak Humas RSUD Doris Silvanus.

Pihak Dishub menyatakan sudah beberapa kali mengingatkan pihak RS Doris Silvanus agar memerhatikan lahan parkir dan menempatkan petugas security di sekitar area RS Doris.

Namun di lain pihak, pihak RS Doris menyatakan bahwa parkiran kendaraan di badan Jalan Tambun Bungai yang dilakukan masyarakat, berada diluar kawasan tanggung jawab mereka.

Pada akhirnya kedua belah pihak antar Dishub kota palangka raya dan RS Doris sepakat untuk melakukan sosialisasi dan tindakan agar nantinya tidak ada lagi mobil yang pakir sembarang tempat di ruas jalan tersebut. (ard/nto)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like