WAHID YUSUF


PALANGKA RAYA-Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Perhubungan (Dishub), kembali melakukan giat penertiban pada sejumlah kawasan yang dapat memicu terjadinya kemacetan serta menghambat para pengendara pengguna jalan umum, satu satu kawasan sepanjang RSUD Doris Sylvanus.

Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya Wahid Yusuf,  mengapresiasi kerja dari Dishub Kota Palangka Raya yang turun menertibkan parkir liar itu. Sebab sudah memiliki peraturan daerah (perda) dan peraturan wali kota (perwali) yang mengatur tentang penataan dan penertiban parkir.

“Berdasarkan laporan, Dishub baru saja melakukan penertiban parkir pada area luar RSUD Doris Sylvanus. Namun setelah penertiban masih saja ada yang menyalahi aturan, dengan kembali memarkir kendaraannya pada area yang telah dilarang oleh pemerintah,” jelas Yusuf, Minggu (12/1).

Menurutnya, pemberitahuan dan sosialiasi terlebih dahulu pada masyarakat agar bisa membiasakan untuk tidak memarkirkan kendaraannya pada tempat sudah dilarang oleh pemerintah. Bisa dengan imbauan atau teguran sifatnya lisan. Pemerintah sudah bagus melakukan upaya tersebut, demi kenyamanan bersama masyarakat Kota Palangka Raya dan DPRD Kota sangat mengapresiasi pelaksanaannya.

“Namun masyarakat juga perlu menyadari dampak dan sebabnya jika memarkir kendaraan jika pada tempat yang salah. Jalan akan macet dan susah untuk dilalui, atau dampak lainnya bisa saja mobilnya tergores saat ada yang melintas jalan dengan kondisi buru-buru, itu hanya sebagian contoh kecil masih banyak lagi contoh lainnya,” terang Yusuf.

Politisi Golkar tersebut mengungkapkan, dinas terkait perlu pembinaan dan penataan ulang pemilik toko dan pasar, memberikan imbauan kepada para pengusaha yang mendirikan swalayan atau tempat hiburan agar memperhitungkan terlebih dahulu ketersediaan lahan parkirnya. (pra/ari)

Loading...

You Might Also Like