Ilustrasi perbaikan jalan. (foto: net)


PALANGKA RAYA - Awal tahun tadi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng telah menyalurkan Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) kepada para perangkat daerah (PD) di lingkup Pemprov Kalteng. Dari total penyerahan DPA tersebut terdapat dua sektor pemegang anggaran terbesar yakni pendidikan dan infrastruktur.

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri menyebutkan bahwa pada 2020 ini memang fokus pembangunan lebih menitikberatkan pada penyiapan infrastruktur dan penyiapan sumber daya manusia (SDM) di Bumi Tambun Bungai ini. Untuk itu, tidak salah apabila Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memegang anggaran mencapai angka triliunan.

“Pada DPA yang telah kami serahkan lalu memang pemegang anggaran terbesar Dinas PUPR dan Disdik Kalteng, kedua itu memang menjadi prioritas karena berkenaan dengan penyiapan infrastruktur dan penyiapan SDM,” katanya, saat diwawancarai di Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (8/1).

Diungkapkannya, pembangunan infrastruktur di 2020 ini pihaknya akan meningkatkan di beberapa wilayah di Kalteng, seperti jalan menuju Pelabuhan Bahaur, paket pekerjaan di Kabupaten Barito Utara (Batara), Barito Selatan (Barsel) dan beberapa wilayah lainnya.

“Iya, jadi untuk meningkatkan infrastruktur tahun ini kami ada multiyears,” ungkapnya.

Sementara itu, di bidang pendidikan Pemprov Kalteng juga tengah menyiapkan beberapa pemantapan kegiatan di 2020. Lantaran, Disdik Kalteng juga termasuk pemegang anggaran terbesar untuk membiayai guru serta pemenuhan infrastruktur sekolah-sekolah.

“Tahun ini kami kami akan menambah infrastruktur komputer di sekolah-sekolah di Kalteng ini,” katanya kepada Kalteng Pos.

Selain infrastruktur sekolah, Disdik Kalteng juga memiliki tanggungjawab dalam pembayaran guru-guru, mulai dari pegawai negeri sipil (PNS) hingga pegawai tidak tetap (PTT). “Disdik ini memang menjadi sektor penting berkenaan dengan anggaran yang begitu besar, jumlah pegawainya untuk guru saja sekitar lima ribu,” tegas mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng ini.

Seperti diketahui, pada 2 Januari lalu, Pemprov Kalteng menyerahkan DPA kepada Disdik dan Dinas PUPR, dan masing-masing PD tersebut memegang anggaran Rp1 triliun lebih. (abw/nto)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like