Ketua Kelompok Tani Sabana Eksotis, Mulyadi mengembalikan uang ke kas daerah, Senin (9/12/2019).


PURUK CAHU - Ketua Kelompok Tani Sabana Eksotis, Mulyadi mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Murung Raya (Mura), Senin (9/12). Maksud kedatangan itu untuk mengembalikan uang hasil penjualan sapi hibah dari pemerintah sebesar Rp64 juta untuk disetorkan ke rekening kas daerah Pemkab Mura di Bank Kalteng Puruk Cahu, melalui  Dino, petugas dari BPKAD Mura, dan disaksikan oleh Tim Intel Kejari Mura.

Sebelumnya, hasil operasi intelijen dilakukan Tim Penyelidik Intelijen Kejari Mura, yang dipimpin Kasi Intel Kejari Mura, Meifany T Ayu, menemukan perbuatan Mulyadi selaku Ketua Kelompok Tani Sabana Eksotis tidak menyalurkan sapi-sapi hibah tersebut kepada anggota kelompok tani (poktan).

"Tetapi malah menjual sapi-sapi tersebut untuk kepentingan pribadi," kata Meifany didampingi Kasipidsus Nano Sugiatno, Kasipidum Pujiarto, dan Kasidatun Liberty SM Purba, di Kantor Kejari Mura, Selasa (10/12/2019).

"Keberhasilan kinerja intel, yang melakukan penyelamatan kerugian negara, sebagai pencegahan ini, perlu diapresiasi dan diberi penghargaan, karena bertepatan pada hari Anti Korupsi se-dunia, sesuai dengan tema "Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju," ujar Kajari Mura Robert P Sitinjak.

Untuk diketahui, bantuan hibah dari Distanakan Provinsi Kalteng TA. 2012 dihibahkan kepada kelompok tani Sabana Eksotis melalui Distanakan Kab Mura, yang seharusnya sapi-sapi tersebut untuk dipelihara dan bergulir ke anggota lainnya.(ram/nto)

1

Editor :
Reporter :