Ketua DAD Katingan Duwel Rawing, ketika menyerahkan penghargaan kepada salah seorang damang, karena dianggap telah berhasil menegakkan hukum adat di tempatnya, disaksikan oleh Wakil Bupati Katingan Sunardi NT Litang


KASONGAN–Adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat, merupakan salah satu modal sosial yang dapat dimanfaatkan dalam rangka pelaksanaan pembangunan. Akhirnya perlu dilakukan pengembangan sesuai dengan karakteristik dari masyarakat adat.

Terkait dengan hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan meminta kepada lembaga adat dalam hal ini Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Katingan, untuk menyusun langkah strategis prioritas pelestarian dan pengembangan adat-istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Katingan Sunardi NT Litang dalam sambutannya ketika membuka acara Musda III DAD Kabupaten Katingan, di aula Hotel Katingan, Rabu (27/11).

Menurut wabup, lembaga adat dapat mengembangkan model koordinasi antara Pemkab Katingan dengan kelembagaan adat yang bersifat berkelanjutan. "DAD dapat mempererat hubungan kemitraan atau kerja sama antara pemerintah daerah dengan lembaga adat, tokoh adat, pemangku adat yang ada di Kabupaten Katingan," katanya.

Kemudian orang nomor dua di Katingan ini juga meminta, agar DAD dapat memfasilitasi fungsi dan tugas lembaga adat kedepan. Terutama terhadap peningkatan kesatuan masyarakat hukum adat, nilai sosial adat-istiadat, beserta hak-hak tradisionalnya diakui oleh pemerintah.

DAD sebagai mitra pemerintah, dalam memperlancar dan mendukung jalannya pemerintah, pembangunan, dan masyarakat atau sosial budaya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Katingan.

"Saya juga mengajak para pemangku adat, agar terus bekerja sama dengan pemerintah, dan semua komponen masyarakat. Untuk menyusun dan melaksanakan program pembangunan. Sehingga dengan kerjasama yang baik dan harmonis, saya yakin kita akan lebih maju lagi di masa yang akan datang," tandasnya.(eri/ila/nto)

Loading...

You Might Also Like