Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)


Persoalan terorisme di Indonesia sulit diatasi jika konflik di Timur Tengah masih terus terjadi. Pernyataan tersebut terlontar dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Menurutnya, persoalan terorisme di Indonesia erat kaitannya dengan konflik yang terjadi di kawasan negara-negara Islam tersebut.

“Saya dalam berbagai kesempatan selalu menyatakan problem of terorism in indonesia is not going not going to be over. As long as the center of gravity in the middle east still going on,” kata Tito saat memberikan materi dalam Kongres Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ke VI di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/11).

“Jadi sepanjang terjadi konflik di dunia Islam, di Afganistan, di Timur Tengah, di Suriah, Irak, dan lainnya, maka the rest of the world itu akan menghadapi tumpahan permasalahan,” sambungnya.

Mantan Kapolri ini menilai, kondisi di Indonesia akhirnya berdampak dari konflik tersebut. Indonesia hanya bisa mengurangi dampak dari adanya konflik tersebut. Namun sulit untuk menyelesaikan masalah terorisme.

“Untuk selesaikan bagi saya akan sangat sulit terorisme. Sepanjang konflik-konflik di dunia Islam masih ada,” pungkas Tito.(jpc)

 

Loading...

You Might Also Like