Ilustrasi. (foto: net)


PALANGKA RAYA – Rangkaian tahapan pertama penjaringan bakal calon (bacalon) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalteng serta bupati Kotawaringin Timur (Kotim) dan wakil bupati kotim di PDIP sudah selesai, tidak ada perpanjangan pendaftaran. Saat ini, nama-nama yang sudah mendaftar telah dikirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP di Jakarta.

Wakil Ketua DPD PDIP Kalteng Emanuel Milo mengatakan, tahapan awal dalam rangka Pilgub dan Pilbub 2020 adalah tahap penjaringan yakni pendaftaran bacalon ke PDIP. Dalam tahapan ini PDIP membuka ruang seluas-luasnya kepada kader-kader bangsa untuk mencalonkan diri ke PDIP.

“Memang kami tidak ada penambahan waktu pendaftaran, seluruh bacalon yang sudah mendaftar di PDIP sudah kami usulkan ke DPP PDIP,” katanya kepada Kalteng Pos, Kamis (14/11).

Diungkapkannya, nama-nama yang dikirimkan oleh PDIP ke pusat akan memasuki tahapan-tahapan berikutnya di DPP. Tahapan itu, lanjutnya, yakni fit and proper test dalam rangka melihat kelayakan dan kepatutan para bacalon tersebut sebelum dilakukan survei.

“Nah, setelah dilakukan fit and proper test berikutnya dilakukan survei dukungan,” ungkapnya kepada Kalteng Pos.

Survei ini, tambah Emanuel, dilakukan untuk melihat sambutan masyarakat terhadap bacalon yang mendaftar di PDIP. Jangan sampai bacalon yang bawa PDIP adalah mereka yang tidak disambut oleh masyarakat. Pihaknya ingin melihat sejauh mana sambutan masyarakat kepada kandidat yang sudah dijaring dan seleksi ini.

“Meskipun survei ini bukan satu-satunya untuk melihat kualitas lantaran masih ada faktor-faktor lain untuk menentukan siapa yang pantas. Ibarat seperti jual produk, jika barang yang dilepas di lapangan tidak laku ya tidak disambut masyarakat,” bebernya.

Dikatakan Emanuel, saat ini bacalon yang sudah mendaftar di PDIP masih menunggu panggilan dari DPP PDIP untuk wawancara dalam rangka melaksanakan fit and proper test. (abw/ala/nto)

Loading...

You Might Also Like