Anna Agustina Elsye


PALANGKARAYA- Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengupayakan pembangunan kesehatan melalui peningkatan kualitas gizi masyarakat. Setiap anak harus lahir dengan kondisi sehat, dan dapat tumbuh dengan asupan gizi yang cukup dan bebas stunting (tumbuh kerdil).

Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Anna Agustina Elsye mengatakan dalam rangka meningkatkan kualitas asupan gizi si kecil, dirinya menilai pentingnya pemangku kepentingan bersatu dapat bekerja sama mengatasi permasalahan gizi yang ada di Kota Palangka Raya.

“Perlunya peningkatan kesadaran masyarakat akan asupan gizi yang seimbang sejak masa kehamilan sebagai kunci awal untuk memerangi kasus gizi buruk,” katanya, Rabu (13/11).

Selain itu, program imunisasi juga bisa menjadi tameng untuk menjaga kesehatan balita, sehingga akan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang.

”Gizi buruk bukanlah masalah yang terjadi secara mendadak, melainkan disebabkan oleh sulitnya akses terhadap nutrisi,” jelas poltisi dari Fraksi Gerindra itu. (*pra/ram)

Menurutnya,kemiskinan masih menjadi faktor utama penyebab munculnya masalah gizi buruk terjadi,karena tidak semua lapisan masyarakat bisa mendapatkan makanan sehat dengan mudah sehingga harus dicarikan solusinya,diantaranya bisa melalui fortifikasi pangan oleh pelaku dunia usaha.

Elsye berharap, upaya penurunan stunting harus dilakukan untuk mencetak sumber daya manusia(SDM)yang sehat dan kuat,sehingga kedepan dapat mewujudkan terciptanya anak bangsa yang pintar,berbudi pekerti luhur, serta mampu berkompetisi di tingkat regional dan global,”ucapnya.(*pra)

Loading...

You Might Also Like