Ilustrasi.NET


KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan kini telah membuka secara resmi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam penerimaan ini, ada 140 formasi yang dicari, mulai dari tenaga kesehatan, tenaga pendidikan atau guru hingga formasi teknis. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam penerimaan CPNS ini.

Pemkab Katingan kembali mengingatkan kepada masyarakat atau pelamar CPNS, untuk mewaspadai terhadap aksi penipuan yang mengaku bisa meluluskan pelamar menjadi CPNS. Apalagi jika meminta imbalan sejumlah uang. Hal ini ditegaskan Kabag Humas Setda Kabupaten Katingan Lusen kepada sejumlah wartawan, Rabu (13/11).

Ditegaskan Lusen, penerimaan CPNS seperti ini sangat rawan ada oknum yang manfaatkannya. Oknum tersebut sengaja mencari keuntungan pribadi dan mengaku bisa meluluskan orang menjadi CPNS. Padahal lanjutnya, yang menentukan lulus atau tidak, adalah pelamar itu sendiri. "Jika nilainya tinggi dari yang lain, ya otomatis dapat dan diterima menjadi CPNS," ujarnya.

Sekarang, tegas Lusen, dalam penerimaan CPNS dilakukan secara transparan. Tidak ada yang ditutupi. Bahkan, nilainya pun akan terlihat langsung selesai tes. "Jadi kita harus hati-hati. Pesan saya kepada pelamar, agar mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Sehingga mampu mengikuti tes dengan baik pada saatnya nanti," katanya.

Sementara di tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Katingan Bambang Harianto kepada Kalteng Pos mengungkapkan, sejak dibuka tanggal Senin (11/11), sudah ada belasan orang yang telah mendaftarkan diri secara online. Dia memastikan, jumlah ini akan terus meningkat hingga akhir masa pendaftaran nanti. "Bahkan tadi (kemarin,red) sudah ada yang mengantar berkas fisiknya langsung ke kantor," tandasnya.(eri/ila/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like