Kondisi mayat Irwansyah ketika dievakuasi setelah ditemukan di telur Tanjung Puting, Rabu (7/11). (SONY/KALTENG POS)


PANGKALAN BUN – Setelah melakukan pencarian panjang, akhirnya satu per satu ketiga nelayan yang hilang mulai ditemukan. Setelah menemukan mayat Subanrio alias Iban beberapa waktu lalu, mayat Irwansyah pun ditemukan, Rabu (8/11).

Keduanya ditemukan dengan kondisi yang hampir mirip, hanya saja di lokasi yang berbeda. Irwansyah ditemukan di Teluk Tanjung Putting, Desa Sungai Cabang Kotawaringin Barat, Rabu (8/11).

Kedua jenazah ini, ditemukan dengan kondisi tidak memiliki kepala dan kedua tangan. Menurut Alhi Forensik Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun Dr Erianto, pihaknya sudah melakukan visum dan autopsi. Korban sudah teridentifikasi dan ada kemiripan dari pihak keluarga.

"Jenazah sudah diserahterimakan penyidik kepada pihak keluarga korban," ujarnya.

Sementara itu salah satu pihak keluarga, Sugiarto membenarkan, korban yang ditemukan adalah Irwansyah. Keluarga langsung memakamkan setelah dilakukan visum dan dibersihkan oleh pihak forensik rumah sakit.

“Terpenting mereka sudah ketemu dan bisa segera dimakamkan. Kami berupaya agar pihak terkait bisa terus mencari dan mengetahui satu korban lagi," ujarnya.

Sebelumnya, Subanrio alias Iban ditemukan oleh Kumi (69) seorang penjaga konservasi telur sisik di Pulau Penambun Pulau Bawal, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Posisi ditemukan, tubuh korban sudah tertimbun pasir di pinggiran pantai. Kondisi tubuhnya pun, sudah tidak utuh.

Ditemukannya Subanrio alias Iban dan Irwansyah alias Dondoy (35) ini, menjadi harapan agar korban selanjutnya yakni Sunarto alias Narto (35) bisa ditemukan. Kejadian menghilangnya nelayan ini terjadi pada Jumat (4/10), sekitar pukul 13.30 WIB. Ketiganya membawa KM Berkat Barokah dari Sungai Arut di Mendawai, Kobar. Pada pukul 20.00 WIB, KM Berkat Barokah beserta tiga nelayan itu sudah tidak bisa dihubungi lagi.

Sudah beberapa kali melakukan komunikasi tetapi tidak membuahkan hasil. Keluarga pun melapor ke Pos Pencarian dan Pertolongan Pangkalan Bun. Bersama Basarnas dan melibatkan kapal-kapal serta helikopter berusaha mencari KM Berkat Barokah beserta tiga nelayan itu. (son/ami/nto)

Loading...

You Might Also Like