Wakil Bupati Katingan Sunardi NT Litang ketika menyampaikan arahannya, dalam acara rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah Kabupaten Katingan tahun 2019 di aula Bappelitbang Kabupaten Katingan, Kamis (7/11)


KASONGAN–Indeks pembangunan manusia di Kabupaten Katingan pada tahun 2018 adalah 67,91 dan masih di bawah Provinsi Kalteng sebesar 70,42. Sedangkan persentase penduduk miskin di Kabupaten Katingan sebesar 5, 22 persen.

Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan Kalteng sebesar 5,17 persen. Untuk di Katingan yang menjadi permasalahan sekarang ini adalah masih tingginya angka stunting. Pada tahun 2018 sebesar 33,26 persen. Padahal, stunting merupakan salah satu penyebab kemiskinan.

“Dampak stunting ini, selain tinggi badan pendek, juga berkaitan erat dengan tingkat kecerdasan manusia,” kata Wakil Bupati Katingan Sunardi NT Litang, pada rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah Kabupaten Katingan tahun 2019 di aula Bappelitbang Kabupaten Katingan, Kamis (7/11).

Menyikapi kondisi ini ujar Sunardi, perlu ada aksi terpadu dan fokus untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Katingan melalui konvergensi percepatan pencegahan stunting (KP2S). Tujuannya agar pada saatnya nanti bisa berada pada angka yang rendah, yaitu kurang dari 20 persen. "Harapan kami orang sehat dan cerdas tidak akan mau menjadi orang miskin," ujarnya.

Selanjutnya, wabup juga mengungkapkan, bahwa Pemkab Katingan bersama dengan pemerintah provinsi dan pusat, telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk menurunkan beban pengeluaran keluarga miskin. Di antaranya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan berbagai program lainnya.

"Dari semua program yang telah diberikan pemerintah, saya minta kepada seluruh kepala perangkat daerah agar melakukan monitoring dan evaluasi tentang efektivitas pemberian bantuan tersebut. Jika masih ada yang kurang tepat segera lakukan perbaikan, baik itu program dan kegiatan, maupun data sasaran penerima bantuan tersebut," tegasnya.

Kemudian melalui rapat ini, dia mengajak semua pihak untuk meningkatkan kepekaan, koordinasi, dan kerjasama, dalam rangka menanggulangi kemiskinan. "Sehingga terjalin sinergisitas antara pemangku kepentingan yang berdampak pada penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Katingan," tandasnya. (eri/ila/nto)

Loading...

You Might Also Like