Keberadaan jaringan telekomunikasi saat ini sudah menjadi bagian kebutuhan manusia. Namun sampai saat ini masih ada empat desa di Pulang Pisau yang masih blank spot


PULANG PISAU–Empat desa di Kabupaten Pulang Pisau masih belum tersentuh sinyal telekomunikasi atau masih masuk blank spot. Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Pulang Pisau Moh Insyafi mengungkapkan, empat desa itu berada di Kecamatan Kahayan Kuala dan Sebangau Kuala.

“Keempat desa itu yakni, Desa Cemantan Kecamatan Kahayan Kuala, Desa Bakau, Hambawang dan Paduran Mulia Kecamatan Sebangau Kuala. Di sana kalau untuk telekomunikasi handphone masih menggunakan antena,” kata Insyafi saat dibincagi wartawan di ruang kerjanya, Senin siang (28/10).

Dia mengaku, pihaknya telah mengajukan usulan kepada Kementerian Komunikasi Dan Informatika untuk untuk mendirikan jaringan telekomunikasi. “Masyarakat setempat juga sudah menghibahkan tanah untuk pembangunan menara telekomunikasi di wilayah tersebut,” beber dia.

Menurut Insyafi, saat ini dunia telekomunikasi sudah menjadi bagian dari kebutuhan manusia di mana pun berada. “Bahkan saat ini bukan hanya sekadar telekomunikasi saja yang diperlukan, akan tetapi layanan data internet juga sudah menjadi kebutuhan,” ujarnya.

Dia berharap, pada 2020 mendatang pemerintah pusat bisa mendirikan menara telekomunikasi seluler di wilayah tersebut. “Kami targetkan di Pulang Pisau tidak ada lagi desa yang mengalami blank spot. KiTa inginkan semua desa terjangkau layanan telekomunikasi dan layanan data sehingga kebutuhan komunikasi dan informasi seluruh masyarakat benar-benar terpenuhi,” tandasnya. (art/ila/ctk/nto)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like