Influencer Marsha Hamrah dalam kegiatan bank sampah di Malang (Instagram Marsha Hamrah)


MASALAH sampah plastik memang sudah menjadi perhatian masyarakat dunia. Lewat semangat positif dibutuhkan kampanye oleh sosok-sosok yang berpengaruh dan dikenal masyarakat untuk bisa memberi contoh. Setidaknya hal itulah yang dilakukan para influencer fashion seperti Marsha Hamrah dan Thamy Karamina.

Baru-baru ini, mereka terlibat dalam kegiatan bank sampah di Malang, Jawa Timur, untuk ikut mengumpulkan sampah plastik. Digandeng oleh PLN Peduli, mereka ikut mengampanyekan kreativitas sampah plastik untuk menjadi barang yang lebih ekonomis.

“Semua sampah di sini di daur ulang jadi beberapa produk yang bisa digunakan, kayak souvenir, tas bahkan baju walaupun sampah plastik gini bisa di daur ulang,” kata Influencer Marsha Hamrah dalam keterangan tertulis yang juga disampaikan lewat akun media sosialnya, Jumat (25/10).

Marsha selama ini dikenal sebagai Influencer Fashion asal Bandung. Dia juga pernah beberapa kali menjadi pembicara dalam pembukaan gerai fashion di Bandung. Menurutnya, sampah plastik juga bisa disulap menjadi barang fashion dan lifestyle. “Maka alangkah baiknya kita mencoba untuk memenimalisir penggunaan plastik,” katanya.

Semangat yang sama juga disuarakan oleh Influencer Fashion Thamy Karamina. Melalui program bank sampah, kata dia, bisa mengedukasi dan mengubah perilaku masyarakat untuk memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang berharga dan memiliki nilai ekonomis.

“Faktanya setiap detik ada 694 botol plastik dibuang. Nah saya mau ajak semua orang untuk mengurangi sampah plastik dengan menggunakan tumbler,” katanya.

Pewakilan Bank Sampah Malang, Umi Masruroh bersama para influencer melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah serta manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihasilkan dari proses pengelolaan sampah tersebut. Sosialisasi dan pendampingan masyarakat dilakukan hingga skala nasional melalui kunjungan ke berbagai kota di Indonesia.

“Tidak ada lagi sampah dibuang sembarangan. Bahkan, sampah bisa dikelola dengan lebih baik dan mendatangkan banyak manfaat bagi semua pihak,” kata Umi.(jpc/ila)

 

Loading...

You Might Also Like