Sejumlah pelajar MTsN 2 Kota ketika asyik bermain lompat tali, baru-baru ini.( MTSN 2 KOTA UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Palangka Raya mendadak begitu semarak dengan pelajar dan guru yang asyik bermain lompat tali karet. Permainan tradisional yang sudah lama tidak dimainkan oleh generasi penerus saat ini.

Rupanya, hal itu bukan sekadar bermain, tetapi pihak sekolah sengaja menggelarnya sebagai wujud pelestarian permainan tradisional.

Sebagaimana disampaikan Kepala MTsN 2 Kota Palangka Raya H Murjani, bahwa ia sangat senang permainan tradisional seperti lompat tali ini kembali dikenalkan ke peserta didik setiap dua minggu sekali, pada Sabtu. Mengingat, saat ini anak-anak lebih cenderung asyik bermain gim di gawai masing-masing.

“Saya sangat senang kegiatan seperti ini digelar di madrasah, bisa melestarikan permainan tradisional,” ujarnya, baru-baru ini.

Ditambahkannya, ia berharap agar permainan tradisional yang dimainkan bisa lebih beragam. “Kalau bisa semakin banyak referensi jenis permainan yang akan dimainkan,” ujarnya.

Untuk membangkitkan semangat peserta didik bermain, pihak sekolah menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk menyediakan hadiah. Bukan itu saja, kerja sama untuk menyediakan peralatan permainan tradisional. Sampai saat ini, pihaknya terus menjalin kerja sama dengan pihak ketiga yang ingin mendukung kegiatan ‘Ayo Main’ ini.(ila/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like