Para perempuan anggota DPRD Kalteng berfoto bersama usai rapat paripurna pelantikan pimpinan dewan belum lama ini. (foto: ist)


PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng telah menetapkan rancangan peraturan tentang tata tertib dan kode etik DPRD Provinsi Kalteng, penetapan komposisi dan personalia keanggotaan komisi, Badan anggaran dan Badan Musyawarah, Senin (14/10).

Selaku wakil ketua III DPRD Kalteng, Faridawati Darlan Atjeh mengatakan dirinya bersama rekan-rekan kaum hawa yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen (KPP), merupakan yang pertama di Indonesia yang mengusung sampai masuk di tatib yaitu hari Selasa mengenakan kebaya.

“Itu upaya kami untuk mendukung program nasional, sebelum diklaim oleh negara lain. Jadi tidak hanya kekantor. Tetapi jiga kepasar dan lain-lainnya,” kata politikus Partai NasDem tersebut.

Selain itu tata tertib yang perlu diperhatikan adalah dilarang meorokok diruang rapat, sehingga dapat diperhatikan oleh seluruh anggota legislatif yang ada di Kalteng.

“Ini sebagai bentuk untuk menghormati orang yang sehat. Jika mau merokok, silahkan diluar ruangan. Banyak areal yang diperbolehkan untuk merokok,”tegasnya lagi.

Hal penting juga, terkait dengan kewenangan pimpinan nanti akan dibantu oleh para wakil dan akan lebih difungsikan. Sehingga jika ketua berhalangan maka unsur pimpinan lainnya seperti wakil bisa berfungsi.

Rekomendasi terkait tatib sudah dilakukan sejak bulan lalu, sehingga perlu ditambah atau dirubah. Dalam hal ini tidak ada perubahan tersebut sehingga dianggap tidak ada masalah untuk ditetapkan.

“Untuk tatib tentu ada jangka waktunya. Pada Jumat minggu kemarin, kalau belum turun dari kementerian rekomendasinya maka dianggap tidak ada masalah dan bisa ditetapkan hari ini,”yakinnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, larangan merokok dalam ruang sidang dan ruang rapat DPRD Kalteng, menjadi bahasan serius dalam tata tertib (Tatib) anggota dewan.

Larangan merokok tersebut sebelumnya diusulkan oleh Anggota DPRD Kalteng perempuan dari Fraksi Gerindra Kuwu Senilawati saat rapat gabungan beberapa waktu lalu.

Selanjutnya ditindaklanjuti oleh Tim Penyusunan Tatib DPRD dan dimasukan dalam salah satu pasal dan dibacakan oleh juru bicara Tim Pembahasan Tatib Muhajirin.

"Dalam Tatib, ada tambahan pasal terkait larangan merokok. Larangan ini diberlakukan bagi Anggota DPRD Kalteng dan peserta rapat di ruangan sidang dam ruang rapat di DPRD Kalteng," kata Muhajirin membacakan Tatib DPRD Kalteng, Senin (14/10). (nue/ala/ctk/nto)

Loading...

You Might Also Like