DORTMUND- Dua raksasa akan bertemu. Ya, Jerman akan menjamu Argentina dalam laga persahabatan yang digelar di Stadion Signal Iduna Park, Kamis (10/10) dini hari WIB. Meski hanya sebuah pertandingan uji coba, namun duel Tim Panser menghadapi Tim Tango tetap diselimuti aroma dendam membara. Sebab, rasa sakit akibat kekalahan di partai final Piala Dunia 2014 silam belum sepenuhnya bisa dilupakan Argentina. Oleh sebab itu, raksasa Amerika Latin itu selalu tampil dengan motivasi tinggi ketika bersua Jerman.

Pada pertemuan terakhir tahun 2014 lalu, tepatnya dua bulan setelah partai final Piala Dunia 2014, Argentina berhasil mengalahkan Jerman dengan skor meyakinkan 4-2 dalam sebuah laga yang digelar di Stadion Esprit Arena, Dusseldorf. Namun kali ini, situasi kedua tim sudah jauh berbeda. Argentina dan Jerman sama-sama sedang melakukan regenerasi di skuat mereka.

Bagi Jerman, laga kontra Argentina menjadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan tim sebelum melakoni pertandingan Kualifikasi Euro 2020 menghadapi Estonia. Pelatih Joachim Low diprediksi bakal memberi kesempatan pada bintang-bintang muda milik Tim Panser. Serge Gnabry, Kai Havertz, hingga Timo Werner berpeluang mendapat kesempatan main sejak menit pertama. Begitu juga Marc-Andre ter Stegen yang dijagokan menggusur tempat Manuel Neuer sebagai kiper utama Jerman.

Sementara dari kubu lawan, Argentina melawat ke Jerman tanpa diperkuat megabintang Lionel Messi yang masih menjalani hukuman larangan bermain. Tanpa Messi, pelatih Lionel Scaloni masih punya deretan talenta muda Tim Tango yang sedang naik daun.

Lautaro Martinez dan Paulo Dybala diprediksi bakal mendapat kesempatan menghuni lini depan Argentina. Sorotan tertuju pada Martinez karena pada laga internasional terakhir menghadapi Meksiko, ia mampu mengemas tiga gol. Di atas kertas, kekuatan Jerman dan Argentina berimbang. Kedua tim juga didukung performa apik dalam lima laga terakhir, dimana mereka hanya menelan satu kekalahan. (net/hen) 

You Might Also Like