ULTAH : Warga India menabur bunga dekat foto dan ikon kemerdekaan India Mahatma Gandhi, untuk merayakan ulang tahun ke-150 kelahiran Mahatma Gandhi di Amritsar, India, pekan ini. NARINDER NANU / AFP


NEW DELHI - Masyarakat India seharusnya merayakan 150 tahun hari kelahiran Mahatma Gandhi pekan ini. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Orang tak dikenal mencuri abu jenazah dan merusak monumen memorial tokoh kemerdekaan India tersebut.

Mangaldeep Tiwari, pengurus memorial Bapu Bhawan, mengatakan bahwa insiden itu terjadi pada Rabu lalu (2/10). Dia sengaja membuka gerbang memorial sejak subuh karena peringatan hari kelahiran tersebut. Biasanya, banyak warga India yang melayat ke sana. ”Saat saya kembali pukul 23.00, saya melihat abunya sudah tak ada dan posternya dicoret,” ungkap Tiwari kepada BBC.

Inspektur Jenderal Kota Rewa Chancal Shekher menduga bahwa orang dalam terlibat. Sebab, tidak ada tanda-tanda perusakan akses ke memorial. Cat hijau yang digunakan untuk menulis ”pengkhianat” pada poster Gandhi pun merupakan cat yang biasa dipakai pekerja di sana.

”Kami akan mencocokkan tulisan di poster dengan para pekerja di sini lebih dahulu,” ungkapnya kepada New York Times.

Status pria bernama asli Mohandas Karamchand Gandhi itu sebagai simbol perdamaian belum padam di dunia. Namun, hal berbeda terjadi di India. Simpatisan sayap kanan Hindu menganggap bahwa dia terlalu pro-muslim.

Hal itulah yang membuat dia menemui ajalnya. Dia ditembak mati oleh seorang fanatik Hindu, Nathuram Godse, pada 1948. Ramachandra Guha, pakar biografi Gandhi, mengatakan bahwa rezim Perdana Menteri Narendra Modi dan Bharatiya Janata Party membuat kaum konservatif makin berani.

Ini bukanlah insiden penistaan Gandhi yang pertama. Juni lalu patung Gandhi di India dipenggal oleh oknum tak dikenal.(jpg)

You Might Also Like