Stok beras masih menumpuk, akibat terhambatnya pendistribusian melalui jalur sungai khususnya ke Kecamatan Lahei Barat dan Montallat. (FADLI/ KALTENG POS)


MUARA TEWEH-Musim kemarau dan menurunnya deit air sungai membuat akses transportasi air terhambat. Pasalnya hingga saat ini pihak Bulog Sub Divre Muara Teweh belum bisa mendistribusikan beras kepada warga Kecamatan Montallat dan Kecamatan Lahei Barat.

Akibatnya, stok beras menumpuk di gudang karena terpaksa ditampung terlebih dulu, menunggu hingga keadaan debit air naik. Dua kecamatan tersebut terancam kesulitan mendapat beras.

Kepala Buloh Divre Muara Teweh, Abdul Aziz mengatakan, dampak dari musim kemarau beberapa bulan terakhir ini memang sangat terasa sekali, terutama pendistribusian melalui jalur sungai yang terhambat.

“Kami sebenarnya sudah berusaha mencari jalan-jalan alternatif, tapi sulit juga kerena desa-desa banyak yang berada di pinggir-pinggir sunga. Hingga jalan satu-satunya yaitu melalui jalur sungai,” ujar Abdul, Kamis (19/9).

Padahal, lanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batara, pihak Bulog Sub Divre Muara Teweh biasanya melakukan pendistribusian hingga 10 ton dalam 1 Kecamatan. Jika dikalikan dengan jumlah Kecamatan yang ada di Batara sebanyak 9 Kecamatan, ada sekitar 90 ton beras di distribusikan kepada masyarakat setiap bulannya.

“Untuk pendistribusiannya ke kecamatan-kecamatan memang harus melalui jalur sungai. Tidak ada jalan alternatif laibn yang bisa dilalui selain jalur sungai. Pada saat kondisi air begini, kami tidak bisa berbuat banyak. Begitu kapal bisa lewat, itu langsung didistribusikan, berapa bulan yang tertunda,” jelasnya.

Abdul Aziz hanya berharap, mudah-mudahan ada turun hujan hingga debit air sungai naik, sehingga pendistribusian bisa segera dilaksanakan. Dia juga merasa kasihan kepada masyarakat yang membutuhkan karena jalur pendistribusian terhambat.

“Kami selalu berkoordinasi kepada pemilik kapal tapi meraka tidak berani memuat beras pada saat kondisi air seperti ini,” tutupnya.(adl/uni)

You Might Also Like