Topan Ramadhan


GEOLOG atau ahli geologi muda Topan Ramadhan kelahiran Buntok, Barito Selatan, Kalimantan Tengah mempresentasikan sekaligus mempublikasikan penelitian geologi di forum ilmiah kebumian nasional.

Kegiatan tersebut adalah Seminar Nasional Kebumian Ke-12 Universitas Gadjah Mada yang berlangsung dari tanggal 5-6 September 2019 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convetion Center. Topan mempresentasikan hasil penelitiannya dengan judul Potensi Pegunungan Meratus dan Cempaka, Kalimantan Selatan Sebagai Kompleks Geowisata dan Lapangan Edukasi Kebumian.

Pada kesempatan itu Topan juga menyampaikan bahwa penelitian ini merupakan buah pemikiran dia sejak 2010 melihat begitu kagum akan potensi kekayaan Pegunungan Meratus di  Bumi Lambung Mangkurat julukan bagi tanah Kalimantan Selatan, namun kesempatan untuk mempublikasi presentasinya baru pada kesempatan ini di forum yang di selenggarakan oleh Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada.

Dalam penelitian ini Topan bersama rekannya Eka Fajar Nugraha Sucipto yang saat ini merupakan seorang PNS di Dinas Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau ini menjelaskan bahwa dari awal bahwa Pegunungan Meratus sangat berpotensi menjadi Geopark karena Geodiversity, keragaman hayati dan budaya.

Pegunungan Meratus bisa menjadi salah satu andalan wisata alam yang ekonomis bila di kelola dengan baik, terintergrasi dan berkelanjutan. Karena selama ini Kalimantan Selatan sudah cukup terkenal dengan wisata air nya seperti pasar terapung, Kalsel juga cukup berbangga memiliki kondisi geomorfologi indah berupa gugusan Pegunungan Meratus. Pada kesempatan ini juga sebagai peneliti merasa bersyukur pada 24 Februari 2019 Pegunungan Meratus dideklarasikan sebagai Geopark Nasional.

Dengan deklarasi tersebut, hal ini sudah memulai upaya konkret untuk melakukan konservasi alam Pegunungan Meratus dan kedepan terus di kembangkan baik fasilitas maupun kemampuan dari sumber daya manusia di sekitar agar mampu terlibat dalam memajukan Geopark Meratus sebagai Geopark Dunia. Selain itu, Topan menyampaikan bahwa di Pegunungan Meratus sangat berpotensi menjadi Pusat Laboratorium Alam Kebumian pertama di Kalimantan.

Topan mengilustrasikan Karangsambung, Jawa Tengah yang memiliki fasilitas kampus lapangan dan pusat penelitian serta konservasi kebumian yang di kelola oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) agar segala kegiatan baik perkuliahan ilmu kebumian, penelitian dan konservasi situs geologi yang ada di Pegunungan Meratus. Kemudian Museum Geopark Meratus yang harapannya terintegrasi dengan pusat penelitian kebumian diharapkan menjadi wadah memperkenalkan kekayaan alam yang di miliki Pegunungan Meratus dimana museum tersebut memiliki fasilitas seperti Diorama dan segala informasi geopark tersampaikan di Museum Geopark.

Dengan adanya hal tersebut dia mengharapkan semakin meningkat minat masyarakat untuk mengenal Geopark Meratus. Mengingat, institusi sekolah hingga perguruan tinggi yang memiliki program studi rumpun ilmu kebumian cukup banyak, baik di Pulau Kalimantan maupun di Kalimantan Selatan khususnya.

Selain itu yang perlu di tingkatkan adalah fasilitas sign board atau papan informasi pada setiap geosite serta petunjuk arah untuk tiap geosite yang ada tersebar di seluruh Geopark Meratus. Tentunya, untuk kemajuan Geopark Meratus diperlukan komitmen dari seluruh pihak yang harus terlibat baik pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat lokal dan pemerhati geowisata agar Meratus bukan hanya sebagai Geopark, tetapi juga sebagai pusat laboratorium alam dan kebumian pertama di Pulau Kalimantan, ujar pemuda yang menyatakan dirinya afiliasi dari Forum Geosaintis Muda Indonesia (FGMI).

Pada kesempatan ini juga Topan menerima berbagai masukan di antaranya dari geolog senior Dr Heryadi Rachmat yang juga sebagai Ketua MAGI (Masyarakat Geowisata Indonesia). “Saya sangat bersyukur memiliki kesempatan mengikuti kegiatan ini dan dirinya bangga dapat berkontribusi lewat pemikiran dan gagasan untuk Provinsi Kalimantan Selatan.” ujarnya. (*)

You Might Also Like