Pemain Indonesia U16, Ahmad Athallah Araihan (tengah) merayakan gol pertama Indonesia saat melawan Filipina U16, pada laga kualifikasi Kejuaraan AFC U16 di Stadion Madaya GBK, Senin (16/9). (CHANDRA SATWIKA/JAWA POS)


JAKARTA – Laga perdana kualifikasi Piala AFC U-16 grup G dilalui timnas Indonesia U-16 dengan mulus. Bertanding melawan Filipina U-16 di Stadion Madya, Jakarta, (16/9), Marcell Januar Putra dkk menang telak 4-0.

Meski menang dengan skor besar, pelatih timnas U-16 Bima Sakti mengakui anak asuhnya tampil di bawah performa terbaik. Garuda Muda grogi tampil ditonton ribuan suporter Indonesia secara langsung. ’’Ini pertama kali anak-anak main di Indonesia dan ditonton oleh suporter sebanyak itu. Di Piala AFF U-16 dan ikut turnamen di Myanmar dan Qatar penontonnya tidak sebanyak ini. Jadi sedikit tegang,’’ ujar Bima.

Ya, rasa grogi itu memang terlihat pada babak pertama. Kesalahan kerap dilakukan pemain. Hasilnya, cuma sebiji gol tercipta melalui Ahmad Athallah Araihan pada menit ke-36.

 

Masuk ruang ganti, Bima secara khusus mengingatkan anak asuhnya untuk fokus. Tetap tenang agar bisa mencetak banyak gol. Hal itu berdampak positif. Selepas dari ruang ganti, tiga gol tercipta melalui Marselino Ferdinan pada menit ke-46, Alfin Farhan Lestaluhu (52’), dan pemain pengganti Wahyu Agong Drajat (76’).

Menurut Bima, seharusnya timnas U-16 bisa mencetak lebih banyak gol ke gawang Filipina U-16. ’’Saya langsung evaluasi tadi sesudah pertandingan. Finishing touch jadi masalah. Fokus pertahanan juga kurang disiplin,’’ terangnya.

Karena itu, hari ini mantan gelandang timnas Indonesia tersebut akan fokus membenahi penyelesaian akhir. Sebab, timnas U-16 butuh gol yang banyak untuk membuka peluang lolos ke Piala AFC U-16 pada 2020 mendatang. ’’Sebelum lawan Kepulauan Mariana Utara, kesalahan-kesalahan itu tidak boleh terulang,’’ ucapnya.

Bima juga mengingatkan pemainnya untuk tidak menganggap remeh lawan. Tetap fokus menjalankan strategi dengan baik. ’’Jangan jemawa, jangan lupa diri, masih ada pertandingan lagi. Jadi, harus tetap fokus,’’ tegasnya.

Kapten timnas U-16 Marcell Januar Putra juga mengakui rekan-rekannya grogi. Mereka tidak menyangka bakal ada banyak suporter yang datang ke Stadion Madya. ’’Kami juga tidak akan puas. Masih ada pertandingan lagi dan harus tetap fokus,’’ paparnya.

Sementara itu, pelatih Filipina Bongbong Roxy Dorlas mengatakan, kekalahan timnya oleh Indonesia U-16 tadi malam memang sudah diprediksi. Merah Putih terlalu kuat untuk anak asuhnya.’’Padahal, kami sepanjang pertandingan sudah bermain bertahan. Ya selamat untuk Indonesia. Kami akan langsung fokus ke pertandingan berikutnya,’’ ujarnya. (rid/c17/ali/jpg)

Loading...

You Might Also Like