PADAMKAN API: Wabup Kobar Ahmadi Riyansah ketika melakukan pemadaman api di lokasi karhutla, belum lama ini. PROKOM KOBAR UNTUK KALTENG POS


PANGKALAN BUN–Setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus terjadi dan membuat udara tidak sehat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) meliburkan peserta didik. Mereka (peserta didik, red) diliburkan selama tiga hari untuk belajar di rumah dan tidak boleh melakukan aktivitas belajar mengajar di luar selama kondisi asap masih pekat.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran bagi seluruh sekolah yang ada di Kobar. Sekolah hendaknya meliburkan peserta didiknya karena asap semakin pekat. Pasalnya, dikhawatirkan mengganggu kesehatan para pelajar.

Nantinya selama tiga hari apabila kondisi sudah membaik, ujarnya, mereka diminta masuk kembali masuk seperti biasa. Apabila masih parah dan tetap pekat tentunya akan dilakukan pembahasan ulang.

"Kami minta sekolah libur dan tidak boleh melakukan aktivitas di luar rumah selama asap pekat seperti ini. Kami minta jangan keluar rumah bagi anak-anak karena dapat mengganggu kesehatan,"katanya.

Sementara untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) pihaknya mengurangi jam kerja. Biasanya masuk pukul 07.00 wib kali dimundurkan mulai masuk pukul 07.30 wib. Untuk pulang tetap jam normal pada pukul 15.30 wib.  Walaupun demikian, diimbau untuk tidak menggelar kegiatan baik senam ataupun kegiatan lainnya selama asap pekat.

"Kami harapkan dengan adanya imbauan ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Jangan malah bekerja seenaknya,"pungkas bupati.(son/ila)

Loading...

You Might Also Like