Apel di dalam gedung. (foto: net)


KASONGAN - Dampak negatif akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Katingan, kini sudah mengganggu berbagai macam aktivitas. Apel gabungan yang menjadi rutinitas setiap bulan yang seharusnya dilaksanakan di halaman depan Kantor Bupati Katingan (hari Ini, Selasa), kini terpaksa dialihkan ke dalam Gedung Salawah. Hal ini disampaikan Kabag Humas Setda Kabupaten Katingan Lusen kepada Kalteng Pos, Senin (16/9).

Dikatakan Lusen, pengalihan lokasi apel ini berdasarkan petunjuk Bupati Katingan Sakariyas. Sebab kondisi kabut asap yang semakin parah dalam dua hari terakhir ini, tidak memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan apel di luar.

“Sehingga bapak bupati, memutuskan untuk melaksanakan apel di dalam ruangan gedung saja besok (hari ini). Jadi sesuai jadwal, apel tetap dilaksanakan,” ujarnya.

Selanjutnya menyikapi kondisi cuaca yang sedang terjadi sekarang. Pada hari Rabu tanggal 18 September 2019, agama Islam, Kristen, hingga Hindu Kaharingan akan menggelar kegiatan doa bersama untuk meminta hujan.

“Untuk agama Islam akan melaksanakan salat Istisqa di lapangan gagah lurus, agama Kristen ibadah bersama di Gereja Hapakat, dan Hindu Kaharingan akan melaksanakan doa bersama meminta hujan di Balai Basarah Kepanduain Lingku Nalatai,” ungkapnya.

Dia berharap setelah dilakukannya doa bersama untuk meminta hujan, bisa dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga udara di Kabupaten Katingan, bisa kembali membaik dan tidak lagi diselimuti kabut asap. (eri/ami/ctk/nto)

You Might Also Like