Bupati Barito Selatan H Eddy Raya Samsuri (dua dari kanan) menghadiri Penandatanganan Naskah dan Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Negara Dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Ruang Pendopo Kementerian PUPR Gedung Cipta Karya Lantai 1 Jakarta Selatan, Selasa (10/9). (KOMINFO UNTUK KALTENG POS)


BUNTOK-Meski belum begitu pekat namun kondisi udara di Kabupaten Barsel terbilang mulai mengkhawatirkan. Apalagi bagi anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang acap kali melakukan aktivitas di luar rumah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Barsel, dr Djulita K Palar mengingatkan, agar anak-anak sekolah menggunakan masker ketika berangkat ke sekolahnya terutama bagi peserta didik usia dini.

Terlebih pihaknya ujar Djul, masih belum memiliki alat untuk mengukur kualitas udara seperti yang dimiliki oleh Kota Palangka Raya.

"Ada, tapi yang punya alat pengukur kualitas udara itu mereka dari perangkat daerah lain," jelasnya, Rabu (11/9).

Masih kata Dokter senior itu, jika dilihat secara kasat mata dengan adanya kabut asap di Kabupaten Barsel sekarang ini pasti ada penurunan kualitas udara, yang mana berpotensi menyebabkan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan penyakit saluran nafas lainnya.

"Makanya kita menghimbau masyarakat kalau hendak melakukan aktivitas di luar rumah sebaiknya gunakan masker," tuturnya.(ner/ala)

You Might Also Like