Sidang gugatan sengketa tanah antara masyarakat dan 4 instansi di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (11/9)


PALANGKARAYA- Pengadilan Negeri Palangka Raya menggelar sidang gugatan masyarakat terhadap empat  instansi pemerintah, Rabu (11/9)

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Alfoh, SH, MH tersebut penggugat Adji Asman Samudin melalui kuasa hukumnya Abdulah, SH menggugat empat  instansi yaitu  Kementerian Keuangan Negara RI, Badan Pertanahan Nasional Kanwil Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palangka Raya, dan Kepala Kantor BEA dan Cukai Kota Palangka Raya.

"Kami menggugat atas dasar penguasa yang melanggar hukum. Kami gugat 4 instansi tersebut karena saling terkait dalam sengketa ini" kata kuasa hukum penggugat H. Abdullah S.H.

Abdullah menjelaskan, awalnya tanah sengketa itu adalah milik kliennya yang didapat dari hibah dan memakai hak adat. Lalu bersengketa dengan Badan Pelayanan Keuangan Negara.

"Kemudian, sengketa belum selesai tetapi mereka melimpahkan lagi kepemilikan tanah ini ke  Kementerian Keuangan Negara yang di bawahnya ada Bea Cukai untuk dibangun rumah dinas" lanjut dia.

Setelah agenda sidang dengar ahli dari pihak tergugat, sidang akan dilanjutkan pada t27 September nanti.

Abdullah yakin dengan gugatan ini karena menurutnya mereka punya dasar yang cukup kuat.

"Kami punya hak adat, dan itu ada aturannya, diakui, pemerintah itu hanya bisa mengatur, bukan punya hak milik" pungkasnya. (Arf)

You Might Also Like