Ilustrasi kabut asap. (foto: net)


KASONGAN–Setelah melihat kondisi kabut asap tak kunjung hilang di wilayah Kabupaten Katingan. Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Dinas Pendidikan kini mengambil kebijakan, agar jam belajar di sekolah dikurangi.

Kabag Humas Setda Kabupaten Katingan Lusen menyebutkan sudah ada surat edaran Dinas Pendidikan tersebut berlaku sejak tanggal 9 September 2019. Dengan tujuan kepada semua sekolah dari berbagai jenjang pendidikan yang ada di Kabupaten Katingan dan tembusannya disampaikan langsung kepada Bupati Katingan Sakariyas.

“Jadi pengurangan jam belajar ini, jika biasanya mulai pada pukul 07.00 Wib diundur selama 30 menit, atau menjadi pukul 07.30. Kemudian pelajaran berakhir disesuaikan dengan jadwal pelajaran biasa,” ujarnya.

Tak hanya itu, dalam surat tersebut juga diterangkan proses belajar mengajar di luar ruangan juga diminta untuk sementara waktu ditiadakan. Seperti misalnya kegiatan apel, senam, dan olahraga.

“Edaran ini berlaku sejak tanggal dikeluarkan hingga kondisi kabut asap sudah berakhir atau dalam kondisi normal. Jadi jika kabut asap sudah tidak ada, maka jadwal belajar mengajar dilakukan sebagaimana jadwal biasa,” katanya.

Dia berharap seluruh sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA, dapat mematuhi edaran tersebut. Hal ini dalam rangka menjaga kesehatan dan menghindari dampak buruk pengaruh dari kabut asap yang sedang terjadi sekarang ini di Kabupaten Katingan.(eri/ila/ctk/nto)

You Might Also Like