Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera (kanan) didampingi Kapten Tim I Gede Sukadana saat Talkshow di Kopi Literasi Kalteng Pos, kemarin pagi (10/9). (DENAR/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Tak ada salahnya memendam secercah harapan untuk kemajuan sepak bola di Kalteng. Meski saat ini masih tampak jauh. Partisipasi Kalteng Putra di kompetisi tertinggi Indonesia semoga menjadi jalan mencari bibit lokal.

Pelatih Kalteng Putra Gomes de Olivera dan kapten tim I Gede Sukadana menjadi pembicara dalam Sarasehan 2 bertajuk Suara Kalteng Putra. Acara yang digelar di Kopi Literasi Gedung Biru Kalteng Pos itu dipandu oleh Wakil Pimpinan Redaksi Kalteng Pos, Vinsensius GL.

Gomes -sapaan akrabnya, menceritakan sedikit tentang langkah Kalteng Putra di putaran 2 Liga 1. Laskar Isen Mulang saat ini berada di urutan 12, dengan 17 poin dari 16 kali main.

Di sisi lain, kiprah Kalteng Putra di puncak kasta tertinggi kompetisi sepakbola di negeri ini masih belum membawa dampak bagi pemain-pemain lokal. Terbukti dalam skuat pasukan tim kebanggaan Bumi Tambun Bungai masih belum memunculkan nama-nama pemain asal Kalteng.

Rupanya hal ini bukan tanpa alasan. Menurut mantan pelatih Madura United ini kesulitan untuk mendapatkan pemain lokal yang ideal untuk membangun tim yang siap berkompetisi.

Apalagi kompetisi Liga I adalah yang paling bergengsi dan jadwalnya begitu padat, sehingga pemain yang dibutuhkan bukan hanya semata-mata soal skill atau keterampilan bermain bola saja, namun juga menyangkut mental, serta pengalaman berkompetisi di kejuaraan-kejuaraan resmi.

“Jujur saja saya kesulitan mendapatkan pemain lokal yang ideal. Bagaimana saya bisa melihat kemampuan mereka jika tidak ada kompetisi internal yang rutin?”ujar Gomes, kemarin (10/9).

Diakui Gomes, bahwa CEO Kalteng Putra H Agustiar Sabran sudah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada dia untuk membangun tim kebanggaan masyarakat Kalteng ini untuk berprestasi dan setidaknya mampu bertahan di Liga I yang notabene diikuti oleh tim-tim terbaik di negeri ini.

Untuk itu dirnya berharap pada pihak-pihak terkait dapat membagun kompetisi internal yang rutin. Pada saat nantinya kompetisi-kompetisi itu akan memberi modal bagi pemain-pemain lokal menempa mental bertanding. “Saya berharap ada sosok-sosok lain yang termotivasi memajukan sepak bola di Kalteng, bukan hanya Pak Agustiar saja tapi semuanya yang peduli dengan pesepakbolaan Kalteng,”ujarnya.

Sementara itu, Kapten Tim Kalteng Putra I Gede Sukadana mengakui memang secara skill banyak pemain lokal yang bisa bersaing. Namun secara mental masih perlu ditempa dalam kompetisi internal yang rutin.

“Kompetisi Internal perlu itu supaya memotivasi pemain lokal berkiprah ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” pungkas mantan pemain Bali United itu.(nue/ram)

You Might Also Like