Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Palangka Raya Subandi didampingi Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah membuka rapat paripurna I masa sidang III tahun 2019, belum lama ini. (HUMAS PEMKO UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA- Kondisi kabut asap yang semakin buruk beberapa hari sudah seharusnya menjadi perhatian pemerintah terutama dibidang pendidikan. Sebab dampak kabut asap pasti sangat mempengaruhi aktivitas sekolah dan peserta didik.

Anggota DPRD Kota Palangka Raya Ruselita mengatakan, agar Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dapat meliburkan peserta didik melihat akan kondisi asap yang kian buruk ini. Selain mengurangi jam masuk sekolah dari hari biasanya.

“Melihat akan hal ini tentunya sudah seharusnya pemko untuk mengambil kebijakan, mulai dari pengurangan jam masuk ataupun meliburkan peserta didik,” ujarnya, baru-baru ini.

Menurutnya, dampak kabut asap ini sangat rentan bagi anak-anak karena usia yang masih muda, organ tubuh mereka masih lemah dibandingkan orang tua maka sudah semestinya hal tersebut menjadi perhatian pemerintah.

“Benar saja bagi kita dewasa tidak terlalu respon cepat. Namun bagaimana anak-anak yang sangat rentan untuk kesehatan dan itu juga akan dirasakan jangka waktu yang panjang,” terang Ruselita. (ari)

You Might Also Like