Bupati Kobar Hj Nurhidayah ikut menari pada pagelaran seni dan budaya di Kecamatan Pangkalan Lada, Minggu (1/9). (PROKOM UNTUK KALTENG POS)


Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjadi salah satu daerah di Kalteng yang memiliki destinasi wisata komplet alias lengkap. Mulai dari wisata bahari, alam, sejarah, kuliner, religi, wisata budaya, hingga sejumlah agrowisata dekat kota. Melalui kreativitas pemerintah bersama pegiat pariwisata, berbagai objek wisata di daerah berjuluk Bumi Marunting Batu Aji ini selalu ramai dikunjungi turis lokal maupun mancanegara. 

 

SONY IMAM PERMANA, Pangkalan Bun

 

SENYUM Bupati Kobar Hj Nurhidayah merekah saat turun dari mobil dinasnya. Pejabat dari Kecamatan Pangkalan Lada, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Desa Pangkalan Tiga berbaris menyambutnya. Satu per satu pejabat, warga, dan peserta seni dan budaya disalami bupati, hingga memasuki pintu selamat datang di Agrowisata KUD Tani Subur, Minggu (1/9).

Hari itu ada pagelaran seni dan budaya yang digelar di agrowisata tersebut. Ada 10 sanggar dan paguyuban seni yang ikut memeriahkan kegiatan. Bupati pun membuka secara resmi kegiatan bertajuk pagelaran seni dan budaya se-Kecamatan Pangkalan Lada tersebut. Ada pagelaran seni kuda lumping, reog, serta berbagai kesenian lainnya. Ada pula pameran aneka kuliner serta kerajinan.

Bupati perempuan pertama di Kalteng tersebut menginginkan agar kegiatan seni dan budaya harus memberi ruang bagi generasi muda untuk belajar, mengenal, dan terlibat aktif. Dengan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan seni dan budaya, maka kekayaan seni dan budaya yang telah diturunkan nenek moyang sejak dahulu kala akan terus dipelihara dan dijaga. Dengan demikian, meski dunia terus berkembang dan maju, kebudayaan daerah tak ikut luntur. Sebaliknya akan terus dilanjutkan ke generasi-generasi mendatang.

"Kami yakin jika kegiatan seperti ini terus digalakkan, tentunya akan semakin banyak wisatawan yang datang ke Kobar, karena banyaknya kesenian budaya yang kita miliki," ucapnya.

Sebagai pemimpin di Kobar, Hj Nurhidayah sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap pegelaran ini bisa menjadi wadah hiburan bagi masyarakat, sekaligus menambah kecintaan masyarakat terhadap khazanah seni dan budaya lokal. Terbukti banyak warga yang hadir dan menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang disuguhkan para peserta. Membeludaknya pengunjung menambah semarak kegiatan festival yang sangat menarik itu.

"Inilah wadah persatuan dan kesatuan. Melalui festival budaya, mampu mempersatukan bangsa. Semoga ke depan bisa semakin ditingkatkan dan diikuti peserta dari daerah lainnya," ujarnya.

Terpisah, Ketua KUD Tani Subur Sutiyana ketika ditemui kepada Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), Rabu (4/9), mengatakan bahwa pagelaran seni dan budaya tersebut merupakan kali pertama digelar. Kegiatan ini, katanya, sebagai wadah untuk menumbuhkembangkan dan melestarikan kesenian dan budaya yang ada di Kobar, baik kesenian lokal maupun kesenian daerah lainnya.(*/ce/ala)

Loading...

You Might Also Like