Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin (tengah), Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah (kanan) dan Sekretaris Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu (kanan)


PALANGKA RAYA - Bonus demografi Indonesia pada tahun 2020 hingga 2030 mendatang harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan bonus demografi harus dapat dijadikan pemacu pertumbuhan ekonomi.

"Tetapi hal tersebut juga perlu pemenuhan beberapa syarat utama," kata Fairid, Sabtu (17/8/2019).

Ia melanjutkan syarat utama tersebut yakni dengan penawaran tenaga kerja atau labor supply yang besar. Langkah tersebut dinilai akan meningkatkan pendapatan per kapita jika memang mendapat kesempatan kerja yang produktif.

“Dalam hal ini peranan perempuan juga diperlukan, yang memungkinkan perempuan memasuki pasar kerja dan membantu peningkatan pendapatan,” ucapnya.

Ia menambahkan juga perlu juga adanya tabungan atau saving masyarakat yang diinvestasikan secara produktif. Selain itu, bidang kesehatan dan pendidikan juga diperlukan investasi sumber daya manusia untuk mewujudkan modal manusia yang berkualitas.

"Intinya ditunjang dengan modal manusia atau human capital yang berkualitas melalui investasi sumber daya manusia atau human capital investment yang menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan,” pungkasnya. (atm/nto)

Loading...

You Might Also Like