Masyarakat desa Gohong ketika mengikuti pelatihan budi daya lebah madu di Kalampangan, Kota Madya palangka Raya belum lama tadi


PULANG PISAU Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Kahayan Hilir menggelar pelatihan pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan, belum lama ini. Kegiatan yang diperuntukkan masyarakat Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir itu digelar di Kalampangan, Kota Palangka Raya. Materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut yakni tentang budi daya lebah madu.

Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo pun mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia berharap, dengan pelatihan budi daya lebah madu itu akan menumbuhkan peluang usaha bagi masyarakat setempat yang pada akhirnya akan menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian.

“Terlebih di Desa Gohong memiliki potensi itu dengan peluang usaha itu kami harapkan akan tumbuh usaha-usaha baru bagi masyarakat. Ke depan tidak menutup kemungkinan Desa Gohong akan dikenal dengan produksi madu,” kata Edy.

Sementara itu, Kepala UPT KPHP Kahayan Hilir, Joko Listyanto mengharapkan dengan adanya pelatihan itu diharapkan akan mendorong perekonomian masyarakat di sekitar hutan. “Kami memilih budi daya lebah madu karena melihat potensi sumber daya alam (SDA) yang masih cukup memadai untuk dikembangkan budi daya lebah madu,” kata Joko.

Joko mengungkapkan, jenis lebah yang beropotensi untuk dikembangkan yakni, Apis Trigona. “Lebah ini adalah lebah mini yang tidak memiliki sengat dan merupakan lebah yang menghasilkan madu,” kata dia.

Joko menjelaskan, dalam kegiatan itu pihaknya juga menyampaikan materi tentang tata cara pemeliharaan koloni. Di antaranya lingkungan untuk aktivitas budi daya lebah madu harus memenuhi syarat; sumber nectar, pollen dan air mempunyai jarak yang dekat dari stuf.

“Yang tidak kalah penting adalah jauh dari pestisida herbisida. Memiliki suhu yang ideal antara 20-36 derajat celcius. Terbebas dari serangan predator. Seperti cicak, katak, tabuan (naning), burung raja udang,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, materi lain yang disampaikan terkait prosedur pemeriksaan koloni, metode penyediaan pakan lebah, teknik pembuatan ratu, pembuatan ratu secara rekayasa hingga proses panen. “Kami berharap masyarakat Gohong nanti bisa membuka peluang usaha itu sebagai salah satu usaha untuk menopang perekonomian,” tandasnya.(art/uni/ctk/nto)

Loading...

You Might Also Like