Alfian Batnakanti


PALANGKA RAYA- Sampah masih menjadi masalah di wilayah Kota Cantik sehingga kalangan dewan mendorong, pihak Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk lebih responsif menghadapi masalah persampahan.

Dengan adanya pembangunan dua depo sampah mini di Kecamatan Jekan Raya dan melanjutkan satu depo sampah utama (besar) di Jalan G Obos 12 melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota untuk mengurangi permasalahan persampahan.

“Sebagai anggota DPRD kami sangat mendukung upaya pemerintah dalam menambah sarana penanggulangan sampah, dan mengganti bak sampah menjadi depo. Tata kelola yang baik bisa dimulai dari fasilitas yang memadai,” jelas Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Alfian Batnakanti.

Menurutnya, pemerintah harus mempunyai target atau jumlah depo maksimal yang harus dibangun agar bisa menanggulangi tumpukan sampah yang saat ini masih kerap terlihat di tempat pembuangan sementara (TPS).

“Saat ini kita baru memiliki beberapa saja depo sampah yang besar, sedangkan untuk depo sampah yang kecil akan segera dibangun. Alangkah baiknya pemerintah memiliki target dalam membangun depo sampah, sehingga dapat memenuhi dan menampung volume sampah yang ada,” terang Alfian.

Politikus Gerindra ini mengatakan, jika keberadaan depo sampah bisa menjadi sarana edukasi mengatasi masalah persampahan. Namun, keberadaan depo sampah ini nantinya tak cukup sekedar dibina tapi harus didampingi secara masif.

“Jadi jangan dilepas begitu saja. Jika depo-depo sampah ini nanti telah selesai terbangun, pemerintah harus mendampingi, mengarahkan, dan mengevaluasi. Supaya hasilnya maksimal sebagaimana fungsi awalnya depo tersebut dibangun,” harap Alfian.

(ari)

You Might Also Like