Pelaku pembakaran lahan yang berhasil ditangkap tangan anggota Satpol PP Kota Palangka Raya, Selasa (13/8/2019)


PALANGKA RAYA – Dugaan bahwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Palangka Raya adalah ulah sengaja bahkan dilakukan secara teroganisir, semakin menguat. Hal itu setelah Satpol PP Kota Palangka Raya menangkap salah seorang pelaku pembakaran lahan, Selasa (13/8/2019).

Pelaku bernama Haryadi (43), ditangkap tangan oleh Tim Intai Karhutla Satpol PP Kota Palangka Raya ketika membakar lahan di Jalan G Obos 14 ujung.

“Pelaku tertangkap tangan setelah membakar lahan sebanyak satu kapling di Jalan G Obos 14. Saat tim intai datang ke lokasi, pelaku keluar dari persembunyian di lokasi dan berhasil ditangkap,” kata Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya, Yohn Benhur Pangaribuan, Selasa (13/8/2019) sore.

Dalam melakukan pembakaran, pelaku mengaku tidak hanya seorang diri. Dan melakukan pembakaran atas dasar perintah dari seseorang.

“Mereka ada lima orang, yang empat orang berhasil kabur. Pelaku membakar lahan karena diupah sebesar Rp100 ribu setiap kali membakar,” imbuh Benhur.

Dari tangan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa 2 buah korek gas (mancis), lampu minyak beserta minyak tanah. (nto)

Loading...

You Might Also Like