M Junaidi Asfandi


PALANGKA RAYA - Wakil Ketua DPD Gerindra Kalteng M Junaidi Asfandi angkat bicara soal merosotnya perolehan kursi dan suara serta kisruh di tubuh Gerindra Kalteng. Merosotnya perolehan suara Gerindra diduga tidak lepas dari pernyataan Ketua DPD Gerindra Iwan Kurniawan yang ingin mundur sebelum Pileg dan Pilpres dilaksanakan.

"Kalau terkait polemik di DPD ini kan bermula dari diskusi forum DPC tentang evaluasi pasca Pileg dan Pilpres 2019. Dimana salah satu kesimpulannya tentang meorostnya perolehan suara dan kursi DPRD Provinsi dan Kekalahan Pilpres di Kalteng adalah diduga  bermula adanya pernyataan pengunduran diri Ketua DPD," kata Wakil Ketua DPD Gerindra Kalteng M Junaidi Asfandi, Sabtu (10/8).

Dia menegaskan, Ketua DPD menyatakan mundur sebagai ketua, bahkan dari pencaleganya. Dan itu disampaikan disaat menjelang pemungutan suara.

"Setelah pernyataan itu, Ketua DPD Gerindra H Iwan Kurniawan bersikap pasif terhadap pergerakan partai menghadapi Pileg dan Pilpres. Akibatnya  koordinasi semua lini menjadi lemah dan diduga berdamak pada perolehan suara dan kursi Gerindra di Kalteng," tegasnya.

Hasil diskusi forum DPC Gerindra se Kalteng tersebut, kemudian direkomendasikan kepada DPP sebagai bahan pertimbangan untuk evaluasi DPD Kalteng. "Dan ini konteksnya bukan soal dukung mendukung siapa Ketua dan didukung untuk jadi apa? Jangan temen-teman DPC di peta konflikkan untuk bicara konteks dukung mendukung, karena disini tidak ada dualisme," tukasnya.

Menurutnya, secara De Facto ada pengunduran diri. Namun secara De Jure belum ada SK kepengurusan baru. Untuk itu dia meminta persoalan tersebut diserahkan kepada DPP Gerindra untuk menentukan.

"Jadi kami kembalikan saja persoalan ini kepada DPP. Nanti DPP menyikapi persoalan pengunduran diri Ketua DPD tersebut, karena itu sikap yang harus kami hormati bersama. Kami tidak bisa memaksakan dengan berpolemik untuk dukung mendukung, apalagi dengan alasan pertimbangan beliau saat itu ingin bisa lebih fokus dengan pesantren yang sedang beliau bangun," pungkasnya. (arj)

You Might Also Like