Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DTPHP Provinsi Kalteng Drh Nina Ariani Msi saat memeriksa kesehatan hewan kurban.( EKO SUPRIADI/KALTENG POS)


PALALANGKA RAYA - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalteng bersama tim pemeriksaan hewan kurban Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bersama-sama turun ke lapangan. Untuk melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban dan pemberian tanda (peneng,red) di sejumlah lokasi penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah yang jatuh pada 11 Agustus 2019.

Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DTPHP Provinsi Kalteng Drh Nina Ariani Msi menyebutkan, pemeriksaan bertujuan untuk memastikan kondisi hewan kurban yang dijual dalam keadaan sehat dan layak kurban, sehingga aman dikonsumsi.

“Pemeriksaan ini kami lakukan rutin menjelang Iduladha. Secara umum, hewan kurban yang dijual dalam kondisi baik. Mengapa Pemeriksaan ini sangat penting, karena untuk menjamin kesehatan dan keamanan hewan kurban yang diperjualbelikan kepada maayarakat,” ujar Nina di sela-sela pemeriksaan hewan kurban, Jalan Ramin II Palangka Raya, baru-baru ini.

Lebih lanjut, Nina menambahkan, tim pemeriksa kesehatan hewan kurban tidak hanya akan melakukan pemeriksaan pada hewan yang belum disembelih, tetapi juga nanti setelah disembelih di lokasi-lokasi pelaksanaan kurban.

“Pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan pada hari H yaitu pemeriksaan setelah dipotong dengan memeriksa daging dan jeroan hewan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menjamin daging hewan kurban harus aman sehat utuh dan halal,” katanya.

Bicara soal pemberian tanda peneng, Nina menjelaskan bahwa tanda tersebut hanya diberikan kepada hewan yang layak untuk dijual atau memenuhi syarat untuk dikurbankan. Untuk itu, kepada calon pembeli  pihaknya mengimbau agar membeli hewan yang telah memiliki tanda  peneng atau tanda khusus dari instasi terkait. Karena tanda tersebut merupakan bukti bahwa hewan-hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban.

“Kami mengimbau juga kepada para pedagang untuk hanya menjual hewan kurban yang sehat dan layak,” tukasnya. (pri/CTK)

Loading...

You Might Also Like