Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran (batik merah) memaparkan kondisi Kalteng kepada Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, di Jakarta, Kamis (1/8). Gubernur akan kembali menemui presiden pada hari ini. (WANTO UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Isyarat Kalteng ditetapkan sebagai ibu kota pemerintahan semakin mendekati kenyataan. Menjelang pengumuman lokasi ibu kota baru, Presiden RI Joko Widodo kembali mengundang Gubernur Kalteng Sugianto Sabran ke Jakarta, membahas rencana pemindahan ibu kota. Keduanya akan bertemu di Istana Negara, hari ini.

Undangan dari Jokowi kepada Sugianto terbilang mendadak. Sebelum bertolak ke Jakarta, Rabu (31/7), gubernur menyempatkan diri menghadiri peringatan HUT ke-17 Kabupaten Katingan, yang merupakan salah satu lokasi calon ibu kota baru. Usai menghadiri acara itu, malam harinya, suami Ivo Yulistra ini langsung berangkat ke Jakarta.

Sebelum bertemu dengan presiden di Istana Negara hari ini, gubernur terlebih dulu menghadiri diskusi bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, bertempat di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Kamis (1/8).

Dalam pertemuan itu, Menko Kemaritiman meminta kepada gubernur agar menyiapkan lahan swasembada pangan di Kalteng. Tentunya permintaan ini akan berdampak pada bertambahnya jumlah proyek nasional di Kalteng dalam rangka kesiapan ibu kota.

“Gubernur saat ini (kemarin) memang menghadiri undangan rapat dari Kemenko Kemaritiman di Jakarta. Undangannya memang mendadak. Tadi malam, Rabu (31/7), beliau (gubernur, red) berangkat,” kata Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, Kamis (1/8).

Ketika menghadiri perayaan HUT ke-17 Kabupaten Katingan, lanjut sekda, gubernur kembali mengingatkan bahwa Katingan merupakan salah satu lokasi calon ibu kota. Kalteng sudah menyiapkan lahan di tiga wilayah sebagai lokasi calon ibu kota yang baru.(abw/ce/abe)

You Might Also Like