Slamet saat berhasil dievakuasi dari dalam sumur, Minggu (21/7/2019) pagi.


PANGKALAN BUN – Setelah melalui proses evakuasi cukup dramatis hingga memakan waktu sekitar 12 jam, akhirnya Slamet (57) berhasil diangkat dari dalam sumur sedalam 17 meter, Minggu (21/7/2019) pagi.

Petugas gabungan dari Damkar, Satpol PP, Polisi, TNI serta Basarnas baru berhasil mengevakuasi Slamet yang nekat menceburkan diri ke dalam sumur keramat di Desa Bakumpai Atas Kecamatan Arut Selatan, setelah terpaksa memberikan obat penenang yang dicampur dalam air minum.

“Evakuasi baru berhasil dilakukan sekitar pukul 02.30 Wib pagi setelah korban mau minum air yang sudah diberi obat penenang, ketika dia merasa kehausan dan meminta air minum,” kata Anggota SAR Pangkalan Bun Indra, Minggu (21/7/2019).

(Baca juga: Coba Bunuh Diri Nyebur Sumur Keramat, Slamet Ogah Diselamatkan)

Upaya evakuasi Slamet memang berlangsung cukup dramatis. Pasalnya, sejak ketahuan menceburkan diri ke dalam sumur pada Sabtu (20/7/2019), dia menolak upaya petugas untuk menolongnya. Hal itu sempat membuat petugas dan warga yang membujuknya kewalahan.

Meski telah dibujuk dengan berbagai cara, Slamet tetap menolak untuk dibantu dan diangkat naik keluar dari dalam sumur. Petugas pun tidak mau gegabah untuk turun melakukan evakuasi, karena dikhawatirkan kakek dua cucu itu bertindak lebih nekat.

Akhirnya setelah Slamet mulai terpengaruh obat penenang, barulah petugas turun mengevakuasinya dari kedalaman sumur.

"Kami harus bekerja dengan cepat karena tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.


Slamet berada di atas genteng, setelah sebelumnya berupaya bunuh diri dengan cara terjun ke dalam sumur


Namun tindakan Slamet yang membahayakan dirinya itu rupanya tak berhenti sampai disitu. Pasalnya, pada Minggu siang ketika para petugas gabungan dan warga yang membantu evakuasi telah membubarkan diri, tiba-tiba keluarga kembali dibuat geger.

Pria parobaya dengan rambut yang sebagian telah memutih itu tiba-tiba diketahui memanjat atap ke atap rumah.

Keluarga dan sejumlah warga yang mengetahui hal itu langsung bertindak cepat dan membawa Slamet turun dari atas genteng rumah. (son/ol/nto)

You Might Also Like