Tim pemadam karhutla melakukan pemadaman di Desa Tumbang Nusa, Sabtu (20/7). (SALAHUDIN UNTUK KALTENG POS)


PULANG PISAU- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulang Pisau hingga akhir pekan lalu masih terjadi. Karhutla terjadi di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulang Pisau Salahudin mengungkapkan, kebakaran di wilayah itu terjadi di permukaan dan bawah.

“Jenis tanah di lokasi kebakaran adalah tanah gambut, sehingga saat kondisi tanah kering sangat mudah terbakar di bagian bawah permukaan. Ini yang cukup memerlukan penanganan khusus dalam melakukan pembasahan tanah,” kata Salahudin, Minggu (21/7).

Dia mengungkapkan, pemadaman pada Sabtu (20/7) lalu difokuskan di wilayah Tumbang Nusa. “Karena saat itu sebaran api sudah mendekati permukiman dan kebun masyarakat. Untuk itu perlu penanganan serius supaya api tidak menyebar lebih jauh,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam melakukan pemadamann pos komando (posko) dan pos lapangan (poslap) di bagi di beberapa titik untuk melakukan pemadaman. “Pemadaman dilakukan dengan cara blocking area kepala api agar tidak menyaberangi kanal,” beber dia.

Upaya lain yang dilakukan adalah pembuatan sumur bor sebanyak empat titik oleh masyarakat peduli api (MPA) Desa Tumbang Nusa di area kebakaran. “Pembuatan sumur itu dilakukan untuk mempermudah tim melakukan pemadaman,” kata Salahudin.

Salahudin mengaku, dalam melakukan pemadaman saat itu, pihaknya juga mengalami kendala. “Kendala yang dihadapi saat itu, arah angin yang tak menentu dan arah asap kebakaran membuat personel kesulitan untuk melakukan pemadaman di lokasi kebakaran,” katanya.

Penanggulangan karthutla yang dilakukan Poslap Jabiren Raya dan dan Posko Karhutla Pulang Pisau itu melibatkan personel dari beberapa instansi. Di antaranya, TNI, Polri, BPBD, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup. Selanjutnya, Manggala Agni, Damkar, Balai TN Sebangau, MPA Tumbang Nusa dan Tanjung Taruna. “Sumber air yang dilakukan untuk pemadaman yakni dari saluran irigasi atau kanal dan sumur bor,” ujarnya.

Dia juga mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, PD, kepala desa, camat dan organisasi kemasyarakatan di Pulang Pisau tentang karhutla di Desa Tanjung Taruna Kecamatan Jabiren Raya, Desa Gandang Barat Kecamata Maliku dan Desa Buntoi Kecamatan Kahayan Hilir. (art/ami)

Loading...

You Might Also Like