Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar


PALANGKA RAYA - Polres Palangka Raya menangani 21 lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak awal hulan Juli 2019 sampai saat ini, yang tersebar di 3 kecamatan di Kota Palangka Raya. Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar mengatakan wilayah yang paling banyak terbakar yakni Kecamatan Jekan Raya.

"Jadi di Kecamatan Jekan Raya itu ada 15 lokasi karhutla," kata Timbul RK Siregar, Minggu (21/7/2019)

Lebih lanjut, ia mengungkapkan dari keseluruhan 21 lokasi karhutla ada 11 lokasi diantaranya dipasang police line. Kemudian sisanya sebagian hanya bekas api yang tidak tuntas lalu terbakar lagi dan merembet.

"Dari 11 lokasi yang kami lakukan penyelidikan, hanya 1 lokasi naikan ke sidik dan tersangka 1 ibu rumah tangga. Kami terus melakukan penyelidikan untuk lokasi-lokasi yang lainnya," ujarnya.

Timbul mengatakan untuk karhutla jelas pasti ada pemicunya.  Untuk daerah Kota Palangka Raya sendiri sepertinya dibakar dengan sengaja.

"Rata-rata lahan dibakar seperti untuk lahan perumahan dan kebun. Kami terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi, RT maupun RW untuk mengidentifikasi pemilik lahan," pungkasnya. (atm)

Loading...

You Might Also Like