SIGIT K YUNIANTO


PALANGKA RAYA-DPRD Kota Palangka Raya di tempat yang sama menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota penjelasan ketua DPRD terhadap tiga buah rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD.

Adapun ketiga raperda itu adalah Raperda tentang Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Raperda tentang Penyelenggaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

“Pertimbangan pengajuan raperda tentang penanggulangan penyakit DBD didasarkan oleh sifat penyakit menular yang timbul mendadak secara cepat, sehingga sangat berbahaya dan mematikan. Untuk itu diperlukan aturan yang akan menjadi acuan bagi dinas terkait untk mencegah dan menanggulangi DBD di masa mendatang,” jelas Ketua DPRD, Sigit K Yunianto dalam sidang paripurna, Kamis (18/7).

Dikatakan Sigit, untuk raperda tentang penyelenggaraan PAUD Raperda, adalah upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan meningkatkan kualitas manusia di Indonesia demi mewujudkan masyarakat yang beradab, adil dan sejahtera.

Hal itu dirasa penting untuk ditanamkan sejak seseorang lahir sampai dengan usia enam tahun, sehingga perda ini memunculkan semangat terhadap peningkatan kualitas sumberdaya manusia Indonesia yang diturunkan dan diatur pada aturan daerah.

“Dan untuk raperda tentang penyelenggaraan keolahragaan, tujuannya adalah dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar dan  sejahtera. Serta sebagai instrument untuk memasyarakatkan olahraga, dan mengolahragakan masyarakat, dan memajukan olahraga  melalui perda,” terang Sigit.

Politisi PDI Perjuangan ini mendorong, agar alat kelengkapan DPRD yang berwenang bersama dengan Pemerintah Kota (Pemko), bersama-sama menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dan profesional.

“Hal itu aga raperda inisiatif pemko maupun DPRD dapat selesai dengan baik, dan menghasilkan produk hukum daerah yang aspiratif, preventif dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, demi tercapainya cita-cita luhur,” tukas Sigit. (ari) 

You Might Also Like