Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri memberikan penjelasan terkait pentingnya BPJS di aula kantor BPJS, baru-baru ini. (KOMINFO UNTUK KALTENG POS)


BUNTOK-Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri kembali mengharapakan sistem dan prosedur pengelolaan barang milik daerah terintegrasi antarPerangkat Daerah (PD), agar permasalahan aset daerah dapat diminimalkan di tahun 2019 ini. 

“Kepada PD khusunya bagi pejabat atau aparat pengelola barang, nantinya dapat memberi kontribusi terhadap tersedianya SDM aparatur yang dapat melaksanakan pengelolaan barang milik daerah yang efisien, efektif, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,” kata Eddy Raya kepada sejumlah awak media, Rabu (17/7).

Menurut Eddy, pengelolaan barang milik daerah merupakan hal yang sangat penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas aparatur pemerintah. Sebab kualitas dan kemampuan aparatur pemerintah merupakan hal yang sangat menentukan dalam upaya melaksanakan seluruh tugas pemerintahan dan pembangunan secara efektif serta efisien.

Ia menegaskan, yang harus diperbaiki oleh semua PD yakni kurangnya mengiventarisasi dan menilai kembali aset tetapnya. Karena selama ini pencatatan aset hanya dari belanja modal seharusnya belanja modal sebesar harga aset ditambah seluruh belanja yang terkait dengan pendapatan/pembangunan aset, sampai siap digunakan.

“Ini menjadi perhatian khusus kami, agar aparatur pengelola barang milik daerah lebih meningkatkan kemampuannya berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor  17 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah,” tegasnya.

Menurutnya, langkah dan tindakan yang diperlukan dalam pengelolaan barang daerah sesuai dengan perundang-undangan, yakni sikap mental, perilaku dan kejujuran hal utama yang harus dimiliki oleh aparaturnya. Hal tersebut, sebagai pedoman pelaksanaan bagi aparat pengelola barang secara menyeluruh, sehingga dapat dipakai sebagai acuan oleh semua pihak dalam melaksanakan tertib administrasi pengelolaan barang milik daerah. (ner/ami)

You Might Also Like